inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

'Audit BPK Soal Century Diragukan'

Headline
inilah.com
Oleh:
Selasa, 2 Maret 2010 | 07:22 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Penuntasan kasus skandal Bank Century diprediksikan akan "mati suri" seperti kasus BLBI I dan II. Sebab, data yang dihasilkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait Century validitasnya diragukan.

Hal ini diungkapka oleh Sekretaris Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus, Senin (1/3) malam. "Kami menduga bahwa modus operandi pimpinan BPK ini sama dengan modus pemeriksaan atau audit kasus BLBI. Dan kami mengusulkan bahwa BPK direposisikan dulu," katanya.

Iskandar mendesak, agar tim audit BPK diperiksa oleh tim kode etik BPK. "Sampai saat ini tidak ada respon dari BPK terhadap laporan kami, bahkan saya hanya ditemui oleh Humas BPK. Dan tim kode etik belum terbentuk, ada apa ini," tanyanya.

Kalau mengacu pada UU BPK tahun 2006, tim kode etik tersebut harus sudah dibentuk 6 bulan setelah UU berlaku. "Nyatanya sampai saat ini tidak ada. Kalau dikepolisian ada kompolnas, DPR ada Dewan Kehoramatan, kenapa di BPK tidak ada," ujar Iskandar.

Iskandar yakin kalau kasus Century akan sia-sia karena, alat bukti yang digarap oleh pansus tidak valid. "Bahkan kasus ini tidak bisa masuk ke ranah hukum. Apa yang diputuskan oleh Pansus tidak bisa disidik oleh pihak penegak hukum dan kerja pansus tidak ada gunanya," katanya. [*/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.