Minggu, 27 Mei 2012 | 16:08 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Cadangan Risiko Fiskal Susut Jadi Rp3 Triliun
Headline
Sri Mulyani
Oleh: Rosdianah Dewi
web - Selasa, 2 Maret 2010 | 11:07 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah akan menurunkan cadangan risiko fiskal dalam APBN-P dari Rp8,6 triliun menjadi Rp3 triliun. Hal ini didorong naiknya dana subsidi karena harga minyak naik.

Demikian ditegaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat ditemui usai mengikuti Rapat Koordinasi Rapat Koordinasi membahas kunjungan Kepresidenan ke Australia dan Papua Nugini di Gedung Menko, Jakarta,
Selasa (2/3).

"Cadangan risiko Fiskal karena sebagian dari keputusan mengenai subsidi dan kemudian ada perubahan asumsi terhadap harga minyak, inflasi dan nilai tukar, maka cadanga risiko fiscal menurun," katanya.

Ia mengatakan, penurunan tersebut disebabkan dikarenakan sebagian dari keputusan subsidi dan perubahan asumsi terhadap harga minyak, inflasi dan nilai tukar sudah semakin lebih baik dari yang diperkirakan di akhir tahun 2009 lalu. "Maka karena deviasinya sudah rendah, cadangan risiko fiskal menurun," ucapnya.

Jumlah dana alokasi cadangan risiko fiskal ini, tentu saja menurut tajam dibandingkan jumlah yang telah disepakati dalam APBN 2010 sebesar Rp8,6 triliun. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.