INILAH.COM, Barcelona Juara bertahan Formula One (F1) Jenson Button mengaku tidak mempercayai pesimistis yang ditunjukkan pembalap Mercedes GP Michael Schumacher jelang GP Bahrain.
Schumacher sempat menegaskan bahwa McLaren berpeluang besar menjuarai seri pertama F1 musim ini di GP Bahrain, 14 Maret mendatang, setelah rekan setim Button, Lewis Hamilton, menjadi yang tercepat selama ujicoba sepekan di Sirkuit Katalunya, Barcelona.
Juara tujuh kali F1 tersebut justru pesimistis Mercedes bisa menjuarai seri pertama setelah menjadi yang tercepat ketujuh pada ujicoba pekan lalu tersebut.
Namun, Button menilai Schumacher hanya merendah ketika mengatakan mobil Mercedes W01 yang dikendarainya kurang cepat dibanding mobil McLaren. Pernyataan tersebut bisa jadi hanya sebagai strategi Schumacher.
Dia (Schumacher) bilang dia tidak akan menang. Saya tidak percaya dia sepenuhnya, ujar Button kepada Bild.
Sementara itu, Hamilton sendiri enggan dijadikan favorit di GP Bahrain. Juara dunia F1 2008 tersebut tidak merasa berpeluang besar menjuarai GP Bahrain.
Saya tidak berpikir dalam posisi terkuat. Saya pikir kami dalam posisi kuat, sama seperti mereka (Mercedes). Menurut saya ada empat tim yang berada di depan, ujar Hamilton.
Memang sulit untuk mengatakan siapa yang paling kompetitif di antara semua tim, tapi saat ini saya pikir yang tercepat adalah Ferrari.[bow]