INILAH.COM, Depok - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyarankan agar pemerintahan SBY-Boediono tidak terlalu khawatir terhadap hasik akhir Pansus Angket Century di DPR.
"DPR juga bagian dari negara," kata JK usai memberikan kuliah umum dengan tema 'Demokrasi dan pemerintahan yang efektif" di Kampus FISIP UI Depok, Jawa Barat, Selasa (2/3).
Ia mengatakan bahwa pihak eksekutif tidak perlu khawatir dengan penyampaian hasil akhir Pansus Angket Century dalam Sidang Paripurna DPR besok, Rabu (3/3). Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, koalisi di parlemen sebetulnya tidak perlu penuh sesak.
"Koalisi yang terjadi di kabinet tidak sama dengan koalisi yang ada di DPR. Untuk menjalankan pemerintahan tidak perlu koalisi dengan lebih dari 50 persen, tapi cukup 40 persen saja," tutur Ketua PMI ini.
Hal senada juga dikatakan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI Bambang Shergi Laksmono. Ia mengatakan, kericuhan yang terjadi telah melukai hati rakyat yang menyaksikan secara langsung."Publik pasti kecewa dengan sikap politik anggota DPR," kata Bambang. [*/ikl]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !