inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Lerai Pertengkaran, Polisi Dihajar Orang Mabuk

Headline
istimewa
Oleh:
Rabu, 3 Maret 2010 | 05:09 WIB
INILAH.COM, Bojonegoro - Apes menimpa salah seorang personil Satlantas Polres Bojonegoro yang sedang berjaga di Pos Alun-alun Kota Bojonegoro.

Ia adalah Aiptu Kiswoyo. Ia menjadi korban pemukulan seorang pemuda mabuk saat melerai pertikaian. Apesnya, bibir Kiswoyo robek dan harus mendapat perawatan medis.

Informasi yang dihimpun, Selasa (2/3) menyebutkan, korban yang sedang berjaga di Pos Lantas Alun-alun Kota Bojonegoro tiba-tiba didatangi oleh seorang pemuda yang tidak diketahui namanya.

Pemuda tersebut meminta perlindungan kepada polisi yang sedang berjaga. Menurut pemuda yang tidak diketahui namanya tersebut, mengaku hendak dipukul seseorang yang belakangan diketahui bernama Khoirul Anam (38) warga Jl Gajah Mada Gg Samiadun, Desa Sukorejo, Kecamatan Kota Bojonegoro.

Maksud hati ingin melerai pelaku melanjutkan perbuatannnya memukul pemuda tersebut, namun justru ia yang kena bogem mentah oleh pelaku pemukulan.

Akibatnya, anggota Satlantan Polres Bojonegoro itu mengalami luka robek dibagian bibir. Sedangkan pelaku seketika dimankan untuk mempertanggugjawabkan perbuatannnya.

Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Suparpto membenarkan kejadian tersebut. Saat memukul, pelaku dalam kondisi mabuk berat hingga sulit mengkontrol emosinya.

"Dalam kondisi mabuk itu, ia menghajar petugas yang sedang berusaha melerai," katanya.

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Balen itu menambahkan, tersangka dijerat pasal 351 tentang peganiayaan dan membuat onar.

Sementara itu sejumlah saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP) menjelaskan, pelaku datang ke pos Alun-alun dalam keadaan mabuk berat.

Miras tersebut dibeli oleh pelaku dari salah seorang pedagang disekitar Taman Bengawan Solo (TBS). Sebelumnya, pelaku sempat berjalan ke arah barat, atau tepatnya menuju ke warung milik Rina.

Disanalah diduga ia berselisih dengan salah satu pemuda yang sedang nongkrong di warung tersebut. Karena ketakutan, pemuda itu langsung melarikan diri ke pos polisi untuk meminta bantuan.

"Eh tak disangka, malah polisi yang akan ikut menolong itu terkena bogem pelaku," tambah seorang saksi, Zailani (26) warga Kelurahan Ledokkulon. [beritajatim.com/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.