INILAH.COM, Jakarta Saham PT Bumi Resources (BUMI), Rabu (3/3) diprediksikan menguat. Salah satu faktornya karena valuasi yang sudah oversold. Buy on weakness untuk BUMI!Gina Novrina Nasution, riset analis dari Reliance Securities mengatakan salah satu faktor pendongkrak potensi penguatan saham
BUMI hari ini adalah valuasinya yang sudah jenuh jual (
oversold).
BUMI juga mendapat dukungan dari penguatan harga batu bara dan potensi positifnya pergerakan market.
BUMI akan mengarah ke level
resistance Rp2.450 dan Rp2.200 sebagai level
support-nya, katanya kepada Ahmad Munjin dari
INILAH.COM di Jakarta.
Pada perdagangan Selasa (2/3) saham BUMI ditutup menguat Rp150 (6,89%) menjadi Rp2.325 dengan intraday Rp2.350 dan Rp2.150. Volume transaksi mulai meningkat mencapai 264,8 juta unit saham senilai Rp599,7 miliar dan frekuensi 7.819 kali. Berikut wawancara lengkapnya.
Bagaimana Anda memprediksi pergerakan saham BUMI hari ini?Saya kira akan menguat. Salah satu faktor pemicu penguatannya adalah kenaikan harga batubara di Newcastle sebesar US$2,45 (2,61%) ke level US$96,43 per metrik ton. Hal itu menjadi sentimen positif meski harga minyak mentah dunia turun US$2 ke level US$78 per barel

.
Penguatan BUMI juga mendapat topangan dari faktor
technical. Indikator
William%R-nya menunjukkan
cross above level minus 20. Hal ini mengindikasikan, saham BUMI sudah memecahkan level
oversold-nya yang menjadi sinyal positif.
Stochastic-nya pun menunjukkan potensi penguatan.
Akan bergerak di kisaran berapa?BUMI akan mengarah ke level
resistance Rp2.450 dan Rp2.200 sebagai level
support-nya.
Apakah pasar saat ini sudah mengantisipasi laporan keuangan perseroan awal April mendatang?Laporan keuangan BUMI yang biasanya terlambat, tidak bisa menopang penguatan BUMI hari ini.
Annual report 2009 belum dirilis. Saat ini, pasar lebih fokus pada harga batubara dan perkembangan di sektor pertambangan, sentimen global, regional, maupun kondisi politik dalam negeri.
Saya memperkirakan baru pada pertengahan Maret ini, pelaku pasar akan mengantisipasi laporan keuangan dengan melakukan aksi beli atas saham ini. Tapi, saat ini pun asing sudah melakukan aksi beli yang signifikan di bursa dan nilai transaksi sudah mulai meningkat. Salah satunya karena saham-saham
The Seven Brother signifikan menyumbang penguatan indeks.
Bagaimana dengan sentimen market?Sentimen market hari ini positif untuk BUMI. Sebab, bursa Eropa bergerak naik. Apalagi, di AS tadi malam dirilis laporan keuangan yang menunjukkan positifnya angka
personal income dan
personal consumtion. Hal ini mengindikasikan perekonomian AS membaik. Semua itu, saya yakin jadi sentimen positif bagi market regional.
Indeks domestik pun akan menguat, meskipun terbatas. Sebab, indeks lokal terpengaruh negatif oleh Sidang Paripurna kemarin di DPR yang mengalami kericuhan. Ini juga menjadi faktor utama bagi investor dalam memutuskan transaksi di pasar.
Lantas, apa rekomendasi Anda untuk BUMI?Saya rekomendasikan
buy on weakness untuk BUMI dengan
target price di level Rp2.450 hari ini. Hingga laporan keuangan dirilis, BUMI ditargetkan di level Rp2.600-2.700 per lembar saham. [jin/ast]