inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Gina Novrina Nasution

BUMI ‘Oversold’, Siap Menanjak

Headline
Gina Novrina Nasution
Oleh:
Rabu, 3 Maret 2010 | 10:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta Saham PT Bumi Resources (BUMI), Rabu (3/3) diprediksikan menguat. Salah satu faktornya karena valuasi yang sudah oversold. Buy on weakness untuk BUMI!

Gina Novrina Nasution, riset analis dari Reliance Securities mengatakan salah satu faktor pendongkrak potensi penguatan saham BUMI hari ini adalah valuasinya yang sudah jenuh jual (oversold).

BUMI juga mendapat dukungan dari penguatan harga batu bara dan potensi positifnya pergerakan market. BUMI akan mengarah ke level resistance Rp2.450 dan Rp2.200 sebagai level support-nya, katanya kepada Ahmad Munjin dari INILAH.COM di Jakarta.

Pada perdagangan Selasa (2/3) saham BUMI ditutup menguat Rp150 (6,89%) menjadi Rp2.325 dengan intraday Rp2.350 dan Rp2.150. Volume transaksi mulai meningkat mencapai 264,8 juta unit saham senilai Rp599,7 miliar dan frekuensi 7.819 kali. Berikut wawancara lengkapnya.

Bagaimana Anda memprediksi pergerakan saham BUMI hari ini?
Saya kira akan menguat. Salah satu faktor pemicu penguatannya adalah kenaikan harga batubara di Newcastle sebesar US$2,45 (2,61%) ke level US$96,43 per metrik ton. Hal itu menjadi sentimen positif meski harga minyak mentah dunia turun US$2 ke level US$78 per barel .
Penguatan BUMI juga mendapat topangan dari faktor technical. Indikator William%R-nya menunjukkan cross above level minus 20. Hal ini mengindikasikan, saham BUMI sudah memecahkan level oversold-nya yang menjadi sinyal positif. Stochastic-nya pun menunjukkan potensi penguatan.

Akan bergerak di kisaran berapa?
BUMI akan mengarah ke level resistance Rp2.450 dan Rp2.200 sebagai level support-nya.

Apakah pasar saat ini sudah mengantisipasi laporan keuangan perseroan awal April mendatang?
Laporan keuangan BUMI yang biasanya terlambat, tidak bisa menopang penguatan BUMI hari ini. Annual report 2009 belum dirilis. Saat ini, pasar lebih fokus pada harga batubara dan perkembangan di sektor pertambangan, sentimen global, regional, maupun kondisi politik dalam negeri.
Saya memperkirakan baru pada pertengahan Maret ini, pelaku pasar akan mengantisipasi laporan keuangan dengan melakukan aksi beli atas saham ini. Tapi, saat ini pun asing sudah melakukan aksi beli yang signifikan di bursa dan nilai transaksi sudah mulai meningkat. Salah satunya karena saham-saham The Seven Brother signifikan menyumbang penguatan indeks.

Bagaimana dengan sentimen market?
Sentimen market hari ini positif untuk BUMI. Sebab, bursa Eropa bergerak naik. Apalagi, di AS tadi malam dirilis laporan keuangan yang menunjukkan positifnya angka personal income dan personal consumtion. Hal ini mengindikasikan perekonomian AS membaik. Semua itu, saya yakin jadi sentimen positif bagi market regional.
Indeks domestik pun akan menguat, meskipun terbatas. Sebab, indeks lokal terpengaruh negatif oleh Sidang Paripurna kemarin di DPR yang mengalami kericuhan. Ini juga menjadi faktor utama bagi investor dalam memutuskan transaksi di pasar.

Lantas, apa rekomendasi Anda untuk BUMI?
Saya rekomendasikan buy on weakness untuk BUMI dengan target price di level Rp2.450 hari ini. Hingga laporan keuangan dirilis, BUMI ditargetkan di level Rp2.600-2.700 per lembar saham. [jin/ast]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.