INILAH.COM, Jakarta - PT Mobile-8 Tbk (FREN) akan terus memproses restrukrisisasi utang pada 2010. Salah satu alternatifnya mengubah utang menjadi modal atau konversi utang menjadi equity.
Direktur Utama FREN, Merza Fachys mengatakan, saat ini total utang perseroan sekitar Rp3 triliun. Pihaknya menawarkan konversi utang tersebut ke equity. "Kita masih ada utang ke vendor utama seperti Samsung dan Huawei. Ada yang setuju konversi utang dan masih ada yang sedang diskusi," ujar Merza, Rabu (3/3).
Ia mengatakan, saat ini konversi utang ke equity menjadi solusi restrukrisisasi utang. Diharapkan tahun ini atau akhir Juni bisa selesai restrukrisisasi utang dan menyelesaikan tiga restrukrisisasi utang yaitu utang usaha,obligasi rupiah dan dolar AS . "Kita harapkan secepatnya restrukrisisasi utang," harap Merza.
Untuk jumlah total restrukrisisasi utang usaha yang sudah dikonversi sekitar Rp700 miliar dan obligasi rupiah sekitar Rp65 miliar.
Sekretaris Perusahaan FREN Chris Taufik mengatakan, restrukrisisasi secepatnya dilakukan agar perseroan bisa bergerak dalam menjalankan bisnis.
Saat ini FREN dan PT Smart Telecom menjalankan kerjasama untuk kerjasama operasional. Merza menjelaskan, bentuk kerjasama ini seperti penggabungan galeri untuk efisiensi dan kegiatan promosi. Sedangkan
kerjasama pembangunan jaringan belum dilakukan. "Dengan kerjasama operasional ini bisa melakukan efisiensi sekitar 50%,"ungkap Merza. Perseroan juga berharap ebitda bisa positif pada 2010. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !