INILAH.COM, Jakarta - Saat fraksi PAN selesai membacakan pandangannya, salah seorang anggota fraksi sempat ada yang meneriakan kata-kata banci. Menanggapi hal itu Ruhut Sitompul mengatakan wajar namun tidak sepatutnya itu dilakukan.
Menurut anggota Fraksi Demokrat yang baru saja merubah tampilan rambutnya dengan gundul itu, dalam demokrasi hal itu boleh saja dilakukan. Namun tidak sepatutnya ungkapan tersebut diucapkan anggota DPR.
"Sebenarnya dalam demokrasi hal itu boleh-boleh saja. Tapi banci juga manusia dan mungkin banyak juga banci yang lihat sidang paripurna ini," selorohnya disela-sela rapat Paripurna, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/3).
Kendati demikian, anggota Komisi III DPR ini mengatakan, caci maki dalam demokrasi merupakan hal yang biasa. "Yang tidak boleh tuh main tangan sepeti kemarin, karena kecewa makanya saya minta maaf sekarang saya mengunduli rambut saya," ujarnya.
Sebelumnya usai Fraksi PAN membacakan pandangannya sempat terdengar terikan-teriakan seperti Banci. Selain itu para anggota lainnya sempat meneriakkan anggota PAN lainnya, yang berlatar belakang artis Eko Patrio dengan sebutan sama yakni banci. [bay/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !