inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

TLKM & BUMI Masih Ada Signal 'Bullish'

Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Susan Silaban
Kamis, 4 Maret 2010 | 09:06 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Semakin agresifnya investor memborong saham, TLKM dan BUMI terlihat memberikan signal bullish. Disisi lain, ASII dan INTP setidaknya memiliki peluang untuk ditutup dengan signal bearish.

Analis Trimegah Sekuritas Satrio Utomo meramalkan, BUMI masih mau testing suport di 2000-2150, sedangkan TLKM mungkin masih mau bergerak menuju target dari trend channel di level psikologis 7.500.

"Holding position adalah posisi yang paling rasional. Bagi anda yang mau untuk melakukan scalping trading (trading dengan keuntungan yang sangat tipis), posisi seperti ini bisa dilakukan untuk melakukan positioning pada saham-saham yang tengah terkoreksi," saran Satrio Utomo dalam risetnya seperti dikutip INILAH.COM.

BUMI masih harus mengatasi resisten di gap 2.325 2.375. TLKM juga sama, peluang pergerakan menuju gap di 9100 9200 baru terbuka jika harga saham ini mampu mengatasi resisten di level psikologis 8500. Disisi lain, bearish engulfing pada ASII sepertinya akan membuat saham ini cenderung terkoreksi (atau setidaknya susah untuk bergerak naik).

Dengan posisi saham-saham ASII yang berada disuport level (terutama AALI dan UNTR), maka jika ASII terkoreksi, maka bisa jadi akan memicu signal bearish pada saham kelompok ASII yang lain. [san/cms][[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.