INILAH.COM, Batam - Ketua Komite Tetap Bidang UMKM (Usaha Menenghah Kecil Mikro) Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Sandiaga Uno, mengatakan kondisi politik di DPR terkait Bank Century tidak mempengaruhi UMKM.
"Memanasnya suhu politik paska keputusan akhir rapat paripurna DPR dikhawatirkan berimbas negatif terhadap kegiatan perekonomian, tapi kalau UMKM tidak terpengaruh," kata Sandiaga, di sela Rakernas XIV HIPMI di Batam, Kamis. (4/3)
Namun, lanjutnya, harus diakui bergeraknya kinerja UMKM harusnya diimbangi tingkat situasi politik ekonomi yg kondusif. Sandiaga memperkirakan industri UMKM pada 2010 akan terus tumbuh 20-25 persen, seiring membaiknya kinerja makroekonomi.
Tiga sektor baru yang dinilai mampu menopang kegiatan UMKM, yakni Industri makanan, industri kreatif, serta industri pariwisata. "KADIN maupun HIPMI meminta perbankan menyentuh teman teman UMKM yang selama ini minim akses ke perbankan untuk lebih ekspansif menyalurkan kreditnya, terutama di industri kreatif seperti fashion, musik dan lain sebagainya," kata Sandiaga juga menjadi ketua dewan pembina HIPMI.
Tentang kondisi politik ini, Sandiaga justru mengkhawatirkan akan berimbas pada meningkatnya rating Country risk. "Imbasnya, kinerja investasi domestik maupun asing akan terkoreksi. Kami pengusaha berharap situasi ini dapat diselesaikan dengan baik antara pemerintah dan DPR," kata Sandiaga. [*/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !