INILAH.COM, Depok - Dua perusahaan besar terbuka menyatakan kesiapannya untuk meenerapkan Penyertaan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 1 (revisi 2009), pada 2011.
Adapun kedua perusahaan terbuka tersebut adalah PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
Menurut Manager Corporate ASII, Endro Wahyono, pihaknya mulai berbenah diri untuk menghadapi penerapan PSAK 1 pada 2011 mendatang. "Kami sebelumnya telah membentuk team accounting update, dari situ kami melakukan public hearing dan sosialisasi melalui Accounting Forum Astra Group," ujarnya dalam seminar bertema "Understanding PSAK 1", di Gedung Auditorium Fakultas Ekonomi UI, KAmis (4/3). Seminar tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Indonesia Accounting Fair (IAF) 2010.
Selain itu, Endro mengatakan, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi melalui Accounting News Letter dan mengadakan pelatihan PSAK 1 (revisi 2009). "Kita juga melakukan update pada sistem pelaporan keuangan," ujarnya.
Compliance Analyst TLKM, Marisi Purba mengatakan, ada tiga langkah yang akan dilakukan Telkom terkait implementasi PSAK 1 (revisi 2009). "Langkah pertama, tim kita akan melakukan studi dan analisis. Kemudian
melakukan sosialisasi dan bimbingan bagi stafnya," ujarnya.
Langkah selanjutnya menurut Marisi adalah melakukan implementasi dan evaluasi. "Kami, manajemen perusahaan, telah sepakat untuk melakukan penerapan PSAK 1," jelasnya.
Dengan adanya PSAK 1 (revisi 2009), Endro menjelaskan, akan terdapat perubahan pola pikir pembaca laporan, terdapat perubahan perhitungan rasoi keuangan, serta perubahan laba rugi menjadi laba komprehensif. "Kemungkinan akan adanya perubahan klasifikasi hutang akibat subsequent event dan perubahan struktur laporan keuangan pada accounting system," paparnya.
Keduanya mengakui, dalam tim yang dibentuk untuk menghadapi penerapan PSAK tersebut, sebagian besar terdiri dari individu yang berlatar pendidikan UI. "Sekitar 50 persen dari tim itu UI," ujar Marisi.
Seminar yang berlangsung dalam tiga sesi, sangat mengundang perhatian. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang ikut dalam seminar tersebut dan nyaris memenuhi ruangan berkapasitas sekitar 300 orang. [mre/hid]