INILAH.COM, Jakarta Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (Pengprov IMI) DKI Jakarta hanya berani memasang target satu medali emas di Pekan Olahraga Nasional 2012 mendatang, meskipun sebelumnya sempat memasang target juara umum di cabang balap motor.
Hal ini ditegaskan Alfonsus Judiarto, Ketua IMI DKI di sela-sela Rakerprov IMI DKI 2010 yang digelar di Nam Center Kemayoran, Jakarta, Kamis (4/3).
Pada PON 2008 di Kalimantan Timur, Juli lalu, DKI merebut satu medali emas lewat M Fadli dan M Nurgianto dari nomor beregu kelas 125 cc. Pada cabang ini tuan rumah Kaltim muncul sebagai juara umum dengan tiga emas.
Dan untuk PON 2012, kembali IMI DKI hanya berani memasang target satu medali emas. Untuk mewujudkan hal itu, sesuai dengan arahan KONIDA DKI, telah dibentuk tim pelatda PON 2012 dimana IMI DKI ditunjuk sebagai pelaksana pelatna PON XVIII.
IMI DKI telah menunjuk pembalap Rafid Topan, Rey Ratukore, M Dwi Satria dengan pembalap cadangan M Fadli. Sementara pelatih ditunjuk Petrus Canisius sebagai pelatih kepala, dan Gandung Darmoko sebagai asisten pelatih, serta tim manajer Eddy Saputra.
Kita harus realistis persaingan akan kembali ketat seperti PON sebelumnya. Untuk itulah kita hanya memasang target satu medali emas. Kalau bisa target meningkat menjadi juara umum di PON 2012 Riau, ujar bos Evalube ini.
Tim pelatda sampai saat ini telah melakukan program latihan, fisik di Pondok Cabe dan tehnik di Sirkuit Sentul berhubung telah mendapatkan bantuan dari pengelola Sirkuit Sentul.[had]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !