Selasa, 29 Mei 2012 | 03:27 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Eksklusivitas BlackBerry Bakal Hilang
Headline
istimewa
Oleh: Budi Winoto
web - Jumat, 5 Maret 2010 | 09:43 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Puncak pencitraan dan promosi BlackBerry sudah terjadi tahun lalu. Meski pangsa pasar BlackBerry masih 0,5% di RI, tapi harga yang makin turun, menjadikan handset ini tak eksklusif lagi.
Chief Marketing Officer Indosat Guntur Siboro mengaku bingung dalam memandang eksklusivitas BlackBerry. Ia menilai di satu sisi, pangsa pasar BlackBerry masih 0,5% tapi harganya yang semakin turun, menjadikan handset ini tak eksklusif lagi.
Pasar ponsel bekas BlackBerry sangat ramai serta jumlah penawaran semakin tinggi, sehingga arahnya BlackBerry akan menjadi produk massal, paparnya di Jakarta, kemarin.
Walau begitu ia menolak jika disebut booming BlackBerry sudah terlewati pada 2009 lalu, karena di 2010 sekarang kemungkinan booming BlackBerry masih bisa terjadi.

Operator yang bermain di pasar layanan BlackBerry sudah 6, jadi persaingan akan lebih ketat dan pertumbuhan BlackBerry masih kuat di 2010 ini. Pencitraan atau promosi benar puncaknya tahun lalu, tetapi kalau booming penjualan bisa saja di 2010 ini, tegasnya.

Ia menambahkan, pasar ponsel BlackBerry bekas yang mendorong pertumbuhan adopsi layanan itu semakin tinggi dan bukan melulu jumlah operator yang semakin banyak.

General Manager Direct Sales XL Handono Warih menilai BlackBerry masih akan diminati konsumen karena kebutuhan instant messaging tetap tinggi di masyarakat. Meskipun masih dievaluasi kompetisi yang akan terjadi, tapi BlackBerry diyakini akan tumbuh di 2010 ini.

BlackBerry masih akan tumbuh kuat dalam 1-2 tahun ke depan, karena networknya bisa diatur, bandwidthnya bisa dikontrol. Sistem operasi RIM sehat buat operator, sesuatu yang sehat masih akan kami dukung terus, katanya.
Ia menambahkan Android tidak akan serta merta menggerus BlackBerry. Hal itu terlihat dari handset iPhone yang juga sangat popular tidak bisa menggantikan BlackBerry. Edukasi pada masyarakat untuk Android masih perlu ditingkatkan, jadi sejauh ini BlackBerry masih akan memimpin pasar ketimbang Android di 2010 ini, imbuhnya.
Sementara Division Head Core Product and Branding Smart Telecom Ruby Hermanto menilai masih terlalu dini jika Android akan melindas BlackBerry. Menurutnya masing-masing memiliki pasar sendiri. Ponsel Android sangat mendukung entertainment layaknya iPhone, sedangkan BlackBerry bagi yang sangat menyukai jejaring sosial dan chatting.
Ia menambahkan Indonesia sedikit unik karena pengguna ponsel sangat suka sesuatu yang sifatnya gratis. Jadi masih harus dibuktikan apakah Android bisa menyediakan aplikasi layanan gratis.
Saya mengkhawatirkan Android akan bernasib sama seperti iPhone yang minim peminat di Indonesia, karena layanan aplikasinya yang berbayar. Jadi apakah Android bisa melihat peluang tersebut, jika iya maka Android akan tumbuh, terang Ruby.
Ia menambahkan faktor lain yang menyebabkan Android sulit mengalahkan BlackBerry adalah karena fitur layar sentuhnya. Orang Indonesia saat ini masih demam QWERTY karena lebih mudah digunakan untuk mengirim pesan, chatting dan jejaring sosial. Sejauh ini belum ada bukti ponsel layar sentuh yang sukses, tandas Ruby.
Ketika ditanya sampai berapa lama BlackBerry akan bertahan? Ruby menjawab bahwa selama tren jejaring sosial masih tinggi, maka selama itu pula masyarakat masih akan demam BlackBerry.
Yang akan mengambil Android adalah orang-orang yang mengikuti perkembangan informasi dan early adapter di dunia teknologi cukup tinggi. Saya berpikir yang terancam dari kehadiran Android adalah iPhone, BlackBerry masih aman di 2010 ini, tandas Ruby.[mdr] [[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Bebek Bakar
Jumat, 5 Maret 2010 | 09:59 WIB
Bagus deh...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.