INILAH.COM, Jakarta - Pidato Presiden SBY terkait kasus Bank Century sudah memperjelas mengapa pemerintah mengambil kebijakan bailout. Keputusan penyelamatan Bank Century untuk mencegah ekonomi nasional terkena dampak krisis global.
Dari pidato Presiden yang disampaikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/3) malam, juga semakin memperjelas perbedaan opsi A dan C dalam sidang Paripurna Pansus Angket Bank Century.
"Bagi sisi saya itu sekaligus menjelaskan kepada rakyat apa itu kebijakan, apa itu implementasi dan disitulah sebenarnya perbedaan A dan C itu," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai mengikuti pidato Presiden.
Opsi A, Hatta menjelaskan, kebijakan yang diambil untuk tidak menutup bank kecil seperti Bank Century dalam rangka menghindari ancaman krisis dunia sebagaimana terjadi krisis pada tahun 1998.
"Jika didalamnya terjadi penyimpangan-penyimpangan silakan ditindak (opsi C). Jadi, tidak betul dikatakan tidak ada persamaannya. Jadi, tadi sudah sangat clear," ujar ketua umum PAN ini. [bar]