INILAH.COM, Jakarta - Ketua MPP PAN Amien Rais menyatakan bahwa penentuan opsi Fraksi PAN dalam paripurna pansus sebenarnya karena posisi Ketua Umum PAN Hatta Rajasa yang dilematis.
"Pak Hatta ketua tim sukses Yudhoyono dan Menko. Pak Hatta dan Yudhoyono punya personal chemistry yang dekat antara Pacitan-Palembang. Posisi Hatta sulit, kalau menggerakkan fraksi utuk menentang pemerintahan ada beban mental, kalau hanyut pemerintah, berurusan dengan konstituen," ujar Amien di ruang Fraksi PAN di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (5/3).
Dalam kesempatan itu, Amien didampingi oleh Ketua Fraksi PAN Asman Abnur, Sekjen PAN yang kini menjadi Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan dan beberapa anggota fraksi lainnya.
Amien menyatakan kalau dirinya merumuskan pemikiran, supaya anggota tidak dikritik oportunis. Yaitu supaya masing-masing anggota tetap pada keyakinannya. Apalagi, lanjut Amien sebenarnya posisi kedudukan anggota berjumlah 46 orang adalah fifty-fifty.
"Makanya saya bilang biarkan, karena separo kuat opsi a dan c. Kalau begitu biarkan 40 persen suarakan opsi c. Kalau ijtihad baik tidak akan keliru," kata dia.
Amien menyatakan sempat memberi nasehat kepada PAN menjelang sidang paripurna pertama. Yaitu harus berpegang teguh keyakinan pada pandangan awal dan akhir. Di mana PAN yakin sekali ada penyelewengan diperbankan maupun umumnya.
"Saya bilang ke Taufik (sekjen PAN), tolong konsisten jangan sampai keliru langkah," katanya.
Amien menambahkan, dirinya tetap menghendaki supaya anggota fraksi PAN mencuatkan keyakinan masing- masing. Walaupun dirinya mengakui apa yang terjadi di lapangan suatu saat bisa berubah.
"Suasana di lapangan tidak tahu gimana, PPP yang sepertinya pro A tiba-tiba balik kanan," kata dia. [mut]