INILAH.COM, Batam - Otonomi daerah tidak hanya memberikan keleluasaan bagi daerah itu sendiri untuk berkembang. Tapi juga dapat membuat para pengusaha lokal kian begairah berinvestasi di daerahnya.
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, era otonomi daerah merupakan peluang kemajuan bagi pengusaha di daerah yang tidak mengulangi kesalahan di masa lalu, yaitu menjual izin kepada pengusaha dari Jakarta.
"Otonomi daerah bagus. Berusaha bertahap dari kecil-kecil dengan sebaik-baiknya. Jangan lagi menjual perizinan kepada konglomerat di Jakarta," katanya dalam Rakernas ke-14 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), di Batam, Kamis (4/3) malam.
Menurut Kalla yang juga mantan pengurus Hipmi, sebenarnya pengusaha di Jakarta kini disusahkan otonomi daerah. Sebab tidak cukup lagi menghubungi menteri guna mendapatkan izin untuk perkebunan sawit, kehutanan atau pertambangan.
"Di era otonomi daerah, pemegang izin dari menteri, tidak selalu bisa berkutik ketika menghadapi kewenangan bupati," ujarnya, dalam ceramah JK on Leadership.
Manfaat otonomi daerah akan dirasakan pengusaha di daerah bila mawas diri dengan tidak lagi menjual perizinan kepada konglomerat di Jakarta lalu berfoya-foya. Ia mengatakan, di era otonomi daerah, pengusaha daerah punya kesempatan membangun kemampuan daerah-daerah dan kelak pemerintah pusat tinggal mengurus regulasi.
Kepada anggota Hipmi, JK mengajak untuk menyesuaikan kondisi setiap daerah sehingga pembukaan pabrik atau industri tidak mengacu pada apa yang cocok untuk di Pulau Jawa yang berpenduduk 140 juta orang. Selain itu, mantan Ketua Umum Partai Golkar ini meminta, agar jangan menunggu pemerintah membangun prasana, baru pengusaha mendirikan pabrik.
Di negara-negara maju, lanjut dia, pemerintah terlebih dulu membangunkan prasarana. Akan tetapi di Indonesia infrastruktur jalan, misalnya, lambat laun dibangun pemerintah bila sudah ada kegiatan industri. Ia mengimbau pengusaha di daerah yang sudah maju, tidak memindahkan kantor ke Jakarta supaya pusat-pusat perekonomian ada di banyak tempat. [*/jib]