INILAH.COM, Jakarta - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) memperkirakan akan mencatatkan kinerja perseroan yang baik pada masa mendatang setelah pengalihan PT Matahari Department Store kepada CVC Capital Partners melalui Meadow Asia Company Limited.
Direktur Utama MPPA Benyamin J. Mailool mengatakan, MPPA mendapatkan komitmen investasi jangka panjang dari CVC. Transaksi ini diperkirakan akan memberikan peluang besar untuk pertumbuhan bisnis ritel.
Selain itu, mendorong laju ekspansi berkelanjutan dengan rencana pembukaan 150 gerai dalam 10 hingga 15 tahun mendatang. "Matahari tidak akan meninggalkan bisnis ritelnya," ujar Benyamin, Jumat (5/3).
Seperti diketahui, harga penawaran saham MDS sekitar Rp2.705,33 per lembar saham dengan total transaksi sekitar Rp7,2 triliun. Skema pembayaran tersebut dengan piutang Rp1,0 triliun dengan bunga 13%-15%.
Penyertaan 20% saham senilai Rp0,9 triliun dan 7,5% waran dengan harga nominal. "Kita akan mempertahankan komitmen MPPA dalam bisnis ritel MDS yang mempunyai prospek cerah," tutur Benyamin.
MPPA mendapatkan total transaksi tunai sekitar Rp5,3 triliun. Benyamin menuturkan, rencana penggunaan dana sekitar Rp5,3 triliun akan digunakan antara lain Rp0,9 triliun untuk pengembalian bisnis hypermarket dan modal kerja perseroan, Rp3,4 triliun untuk pengurangan jumlah utang dan sekitar Rp1,0 triliun untuk pembagian dividen tahun buku 2009. "Kita akan buat akun terpisah agar lebih transparan dan manajemen bisa mempertanggungjawabkannya," kata Benyamin.
Rencananya dividen tahun buku 2009 tersebut akan dibagikan pada 2010 setelah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !