INILAH.COM, Manchester Legenda Arsenal Ian Wright marah melihat perlakukan Manchester City terhadap anaknya, Shaun Wright-Phillips. Wright menilai anaknya sudah tidak diinginkan Man City.
Man City memutuskan untuk mengontrak kembali Wright-Phillips dari Chelsea pada 2008 dan pemain sayap 28 tahun tersebut ingin mendapatkan kontrak seumur hidup dengan Man City karena mengincar posisi di Piala Dunia 2010.
Namun, belakangan Wright-Phillips justru jarang mendapat kesempatan bermain. Dan Wright menilai anaknya sudah diperlakukan tidak adil oleh klub. Wright menilai Direktur Eksekutif Man City Garry Cook dan Brian Marwood sudah mengingkari janji-janji mereka.
Mereka memperlakukan dia (Wright-Phillips) seperti pemain dari tim yunior. Mereka memanggil dia kembali dan Wright-Phillips ingin menandatangani kontrak hingga akhir karirnya, jadi dia bisa menetap di satu klub dan bersiap-siap memasuki Piala Dunia, ujar Wright seperti yang dilansir SunSport.
Mereka tidak memperlakukan dia seperti pemain yang ingin berada di situ. Jika tetap bermain meski dalam kondisi cedera, tapi dia bilang jika mereka ingin saya bermain, saya harus. Dia bermain dan kemudian mereka meninggalkannya.
Wright mengaku ingin menangis ketika Wright-Phillips berhasil mencetak satu gol ketika tim nasional Inggris mengalahkan Mesir 3-1 pada laga ujicoba, Kamis (4/3).
Dia kehilangan performa dan saya sempat berpikir dia tidak akan masuk ke skuad Inggris, bahkan di bangku cadangan sekali pun. Kemudian dia masuk sebagai pemain cadangan ketika melawan Mesir dan melakukan hal positif. Saya merasa seperti ingin menangis, pungkas Wright.[bow]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !