Senin, 28 Mei 2012 | 23:17 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Beredar, Video Bagi-bagi Amplop di Sidang Paripurna
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh:
web - Jumat, 5 Maret 2010 | 15:27 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Satu lagi rekaman saat Sidang Paripurna DPR, beredar. Kali ini, isinya tentang bagi-bagi amplop ke anggota DPR.

Video ini sendiri pernah ditayangkan di salah satu televisi swasta. Di situ terlihat beberapa anggpta DPR saat Sidang Paripurna, menerima amplop yang dibagi-bagikan oleh anggota DPR juga.

Dari rekaman gambar itu, terlihat ada dua orang yang membawa amplop tebal itu dan membagi-bagikan pada anggota.

Dua wanita, pertama mengenakan busana putih-kebiruan sedang menenteng amplop tebal di tengah ruang sidang paripurna. Wanita kedua terlihat memakai blus merah muda terlihat memberi amplop tebal ke jajaran kursi yang ditempati Fraksi Demokrat.

Hingga kini belum diketahui isi amplop tersebut apakah benar berisi uang atau barang lain.

Dalam rekaman berita itu, anggota Fraksi Demokrat Soetan Bhatoegana membantah ada politik uang dalam rapat paripurna.

"Tidak ada itu. Itu fitnah, tidak ada sama sekali. Darimana datangnya itu," ujar Sutan.[*/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
Rahmat
Sabtu, 6 Maret 2010 | 22:43 WIB
Ass.wr.wb. Mohon Maaf sebelumnya untuk semua. kenapa ya FPD segampang itu mengucapkan Fitnah? apa-apa fitnah, apakah tuduhan yang perkiraan udah termasuk fitnah? setahu saya fitnah apa bila tuduhan itu yang sudah jelas-jelas 100% di tujukan kepada yang bersangkutan, dengan tanpa ada bukti. mhn maaf. terima kasih.
rareta
Sabtu, 6 Maret 2010 | 15:16 WIB
wkt kampanye pilpres dulu jg ada tayangan televisi ttg bagi2 selebaran yg mempersoalkan agama istri Boediono yg katanya dilakukan simpatisan demokrat. tp setelah diusut ternyata yg bagi2 adl org2nya JK-wiranto. tolong jangan seneng jadi iblis terus.
bajol ijo
Jumat, 5 Maret 2010 | 15:47 WIB
Soetan Bhatoegana boleh membantah karena mungkin dia tidak melihat, tapi jutaan pasang mata rakyat di luar gedung DPR yang lihat.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.