INILAH.COM, Jakarta - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), mengatakan Australia tertarik untuk berinvestasi di sektor infrastruktur gas di Indonesia.
"Kalau untuk gas Australia lebih tertarik inves pada pembangunan," kata Evita Herawati Legowo di Jakarta, Jumat (5/3). Ketertarikan ini disampaikan Australia saat pihaknya melakukan kunjungan ke Negara Kanguru itu beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan walaupun secara konkrit mereka belum mengatakan ketertarikan pembangunan infrastruktur gas. "Kita belum bicara sampai konkritnya," katanya.
Evita menambahkan, memang dalam pembicaraan juga termasuk rencana pembangunan kilang LNG. Tetapi prinsipnya masih bersifat sharng informasi, saing menginformasikan mengenai policy, belum sampai pada proyek detail.
Selain itu, Indonesia dan Australia juga membicarakan sektor mineral batu bara, panas bumi, kemudian gas, new dan renewable energy. Evita mengharapkan akan ada pembicaraan yang lebih rinci. [hid]