INILAH.COM, Paris - Tekanan mundur terhadap pelatih timnas Prancis, Raymond Domenech, semakin besar. Tak tanggung-tanggung, politikus pun turun tangan menyerukan pemecatan Domenech.
Francois-Michel Gonnot, seorang anggota partai UMP (Persatuan Pergerakan Populer) melayangkan surat kepada Menteri Olahraga Prancis, Rama Yade, agar mau menggunakan pengaruhnya untuk menyingkirkan sang pelatih.
Dalam sebuah surat yang diterbitkan Football365 hari Jumat (5/3), sang politikus geram dengan kekalahan 0-2 yang diderita Prancis pada laga uji coba melawan Prancis pad hari Rabu.
Tulis Gonnot, Pertandingan demi pertandingan, Les Bleus semakin payah. Kritikus dan juga masyarakat memahami bahwa ini adalah tanggung jawab pelatih, Raymond Domenech. Prancis, yang baru saja terkena krisis (ekonomi), tak perlu semakin mempermalukan diri di depan media global berkaitan dengan persiapan ke Afrika Selatan musim panas ini.
Peraturan FIFA sendiri dengan tegas melarang intervensi politik terhadap badan sepak bola nasional suatu negara, jadi jika Yade diketahui menggunakan pengaruhnya, dengan cara apapun, untuk menyingkirkan Domenech, justru Prancis akan menderita semakin parah.
Sementara itu, federasi sepak bola Prancis, FFF, telah berulang kali menegaskan bahwa Dom hanya akan mundur setelah kontraknya berakhir usai Piala Dunia.[boy]