INILAH.COM, Stoke en Trent Gelandang Stoke City Salif Diao berteman dekat dengan striker Chelsea Didier Drogba namun keduanya akan saling berhadapan di perempat final Piala FA, dan untuk pertama kalinya bagi The Potters di Stamford Bridge selama 38 tahun.
Kedua pemain ini memang dikenal akrab, dan Diao mengatakan Drogba memang tukang diving. Tapi Dioa mengatakan meski dirinya sudah memberitahu striker Pantai Gading ini, namun dirinya menganggap itu bukan masalah.
Saya sendiri dan beberapa pemain lain memberitahu dia untuk berhenti melakukan diving, ujar Diao kepada The Sentinel.
Tapi itu bagian dari pertunjukkan dia. Bukan untuk menipu, tapi bagian dari pertunjukkan, tegas Diao lagi.
Diao memang mengidolakan Drogba yang dia kenal sebagai satu dekade, ketika pertemuan pertama mereka saat masih bermain di Prancis.
Dan meski Drogba kembali menuai permainan puncaknya dengan mencetak 25 gol di musim ini, setelah berjuang di musim lalu saat Chelsea masih ditukangi Luis Felipe Scolari, Diao yakin dia masih bisa lebih bagus.
Dia sudah berteman baik selama 10 tahun dan karakternya sama dengan saya. Dia memiliki mentalitas juara dan tahu apa yang dia inginkan. Saya kira, semua pemain besar memiliki hal itu, menginginkan selalu menjadi yang terbaik. Kami memanggilnya, The Project karena kami melihat dia sebagai seseorang yang belum habis, tegasnya.
Dia belum habis sebagai striker karena dia selalu ingin berkembang. Dia seperti Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo. Mereka tahu apa yang mereka tuai, tapi mereka masih bekerja keras setiap hari karena mereka menginginkan yang lebih baik, ujar Diao lagi.[had][[indosat]]