inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Transaksi Beli Asing Sepekan Anjlok 44,03%

Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Susan Silaban
Sabtu, 6 Maret 2010 | 15:45 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Nilai transaksi beli asing sepekan ini malah turun 44,03% dari Rp920,265 miliar menjadi Rp514,997 miliar. Transaksi beli lokal pun turun 16% menjadi Rp1,706 triliun.

Para analis menyimpulkan kondisi dalam negeri masih menjadi sentimen negatif bagi investor asing untuk menanamkan investasinya di pasar modal. Walaupun pasar sudah meng-adjustment kondisi Pansus Century, namun asing memilih untuk cari posisi terbaik.

Data BEI menunjukkan, asing melakukan pembelian saham pada Senin (1/3) sebanyak 337.074.000 lembar senilai Rp920,265 miliar, kemudian transaksi beli asing makin bertambah menjadi 460.954.352 lembar senilai Rp1,122 triliun pada Selasa (2/3).

Pembelian asing pun kian bertambah pada perdagangan Rabu (3/3) sebanyak 683.767.000 lembar senilai Rp1,170 triliun lantaran adanya secercah harapan dari Pansus Century.

Namun, pada perdagangan Kamis (4/3) volume pembelian malah turun menjadi 409.449.500 lembar senilai Rp1,116 miliar. Penurunan pun ternyata semakin berlanjut pada Jumat (5/3) dengan hanya Rp514,997 miliar dimana volume perdagangan sebanyak 206.847.921 lembar. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.