Kamis, 17 Mei 2012 | 07:57 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Loyalis PKS Paling Tinggi
Oleh: Agus Priatna
web - Selasa, 15 Juli 2008 | 13:31 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pencoblos PKS pada Pemilu 2004 rupanya sulit pindah ke lain hati pada Pemilu 2009 mendatang. PKS memiliki jumlah loyalis paling tinggi ketimbang parpol lainnya.

Hasil survei Center for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan loyalitas pemilih terhadap PKS pada 2009 mencapai 75,4 persen.

Survei CSIS tentang perilaku pemilih Indonesia 2008 ini disuguhkan Ketua Tim Survei CSIS Niko Teguh Budihardjanto di Kantor CSIS, Jakarta, Selasa (15/7).

"Loyalitas pemilih PKS pada 2009 sebesar 75,4 persen, diikuti Partai Golkar 61 persen, PDIP 55,1 persen, PKB 48,5 persen, PPP 32 persen, PAN 31 persen," urai Niko.

Menyoroti loyalis Golkar, menurut Niko, pemilih Golkar pada Pemilu 2004 ada beralih ke PDIP sebanyak 6 persen, ada juga yang beralih ke PKS sebanyak 5,3 persen.

"Sedangkan loyalis PDIP yang menempati urutan ketiga jangan diindikasikan perolehan suaranya akan turun. Karena mungkin saja suara dari partai-partai lain akan beralih ke PDIP," kata Niko.

Teknik survei CSIS dilakukan dengan menyebarkan kuesioner ke 3.000 responden di 13 provinsi berpenduduk besar. Penentuan sampel dengan kombinasi multistage purposes sampling dan random sampling pada pertengahan Mei 2008. Tingkat margin of error sebesar 1,79 persen.[L3]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.