inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Hati-hati Virus Hepatitis C Merusak Hati Anda

Headline
Oleh: Arief Bayuaji
Minggu, 7 Maret 2010 | 20:02 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Hati-hati, virus hepatitis C menyerang Anda. Untuk terhindar dari penyakit yang bisa menyebaban kerusakan hati ini, tak ada salahnya membaca tulisan ini.

Hepatitis C menyebar menular dan menyebar melalui darah. Sangat rentan bagi pengguna narkoba dan orang yang melakukan transfusi darah. Infeksi pun bisa ditularkan ibu yang terinfeksi kepada bayi, sebelum atau selama kelahiran.

Mengutui situs femalefirst, Jumat (5/3), tak hanya itu, hepatitis C bisa menular melalui hubungan seks dengan seseorang yang memiliki virus, tato, tindik telinga atau badan, akupunktur, elektrolisis dan operasi kecantikan wajah.

Bahayanya, jia itu terus dibiarkan, virusnya dapat mengakibatkan kerusakan hati yang parah atau bahkan menyebabkan kanker hati. Jadi sebaiknya, mulai sekarang Anda harus memeriksakan kesehatan, jika sakit, akan cepat diobati.

Geoffrey Cleghorn, 61, dari London, baru-baru ini dinyatakan sembuh setelah 12 bulan menjalani pengobatan hepatitis C.

"Aku harus mengidap hepatitis C tes. Sebelumnya, Aku tak sadar terserang virus itu. Lelah dan letih sepanjang waktu, tapi saya pikir itu hanya karena faktor usia yang semakin tua. Sekarang Aku sudah sembuh. Aku bebas virus bebas dan aku merasa cemerlang dan lebih muda daripada aku sebelum aku didiagnosis terserang penyakit itu. Aku menyarankan siapapun untuk memeriksakan dirinya," kata Geoffrey.

Sementara itu di Indonesia, pengembangan sistem surveilans penyakit hepatitis C yang akan dijadikan acuan penanggulangan masalah penyakit itu terus dikembangkan.
Dokter Tjandra Yoga menjelaskan, surveilans hasil kerja sama Depkes dan PT Roche Indonesia itu dilakukan untuk mengetahui besaran masalah hepatitis C di Indonesia.
"Pencegahan, pengobatan, dan surveilans menjadi tiga kunci utama strategi penanggulangan hepatitis C. Hal ini bertujuan mengurangi penyebaran hepatitis C dan beban terkait penyakit ini, meningkatkan pemahaman tentang virus dan faktor-faktor risikonya di Indonesia," katanya.
Namun, Prof Ali Sulaiman, mengingatkan pentingnya ketersediaan layanan dalam pengobatan hepatitis C. Surveilans tanpa perbaikan akses terhadap layanan dan dukungan tidak akan bermanfaat apa-apa.
"Jika tak ada upaya mengatasi hal itu sekarang, 10-15 tahun ke depan akan ada ratusan ribu pasien dengan stadium akhir yang tak terobati, kanker hati, dan butuh transplantasi," tutur Ali. [mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
2 Komentar
dani hamdani @ Selasa, 2 Agustus 2011 | 08:52 WIB
Setahun sudah saya terinfeksi hepatitis c.ke dokter tak ada hasilnya sudah diatas 15 jutaan habis biaya,terakhir dokter menyarankan saya ke RSHS Bandung,ke dokter ahli peny.hepa.tapi terus terang saya sudah tidak sanggup lagi biayanya.saya minta saran atau ada herbal yang bisa menyembuhkan penyakit saya ini,mohon bantuannya kepada saudara saudaraku.saya menunggu jawabannya.
pujianto @ Selasa, 9 Maret 2010 | 09:01 WIB
saya adalah pendonor aktif sejak tahun 1991/1992. ketiak saya donor di semarang sekitar tahun 1995 saya tidak diperkenankan donor karena terindikasi ada virus hepatitis, akhirnya saya berhenti donor.. apakah peyebaran bisa ketika saya donor itu atau bagaimana ? sekarang saya masih donor tapi dengan tujuan chek up apak virus itu masih ada...saya belum chek up khusus untuk perksa masalah penyakit ini seberapa parah.. apa obat yang bisa saya konsumsi untuk mengobatinya.. apakah obat ini mahal ?
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.