INILAH.COM, Karachi Pemerintah Pakistan menyatakan telah menangkap seorang warga negara AS yang dituding bekerja untuk kelompok militan Al Qaeda.
Pria itu bernama Adam Gadahn (31) itu, merupakan salah satu jubir Al Qaeda yang sering tampil pada video-video ancaman untuk Barat. Termasuk video terbaru yang dirilis Minggu (7/3) kemarin. Pihak AS sendiri belum bisa memastikan kebenaran berita ini.
Jika benar mereka Gadahn, maka ini penangkapan besar yang mengangkat moral, papar Patrick Rowan yang mantan pejabat antiterorisme di Kementerian Pertahanan pada periode mantan Presiden George W Bush, Senin (8/3).
Rowan mengatakan, penangkapan ini akan menjadi pukulan besar bagi Al Qaeda. Sebaliknya bagi AS, Rowan merasa akan menjadi sebuah dorongan moral karena pria yang mengancam negaranya sendiri selama bertahun-tahun akhirnya tertangkap.
Gadahn menjadi WN AS pertama yang akan menghadapi tuntutan teroris, dalam 50 tahun terakhir. Dalam sejumlah videonya, ia berulangkali mengancam akan menghancurkan Barat. Di video terakhirnya, ia mengimbau Muslim Amerika untuk menyerang negara sendiri.
Gadahn ditangkap bersama sejumlah komandan Al Qaeda Afghanistan lainnya di Karachi. Termasuk orang nomor dua di kelompok itu. Penangkapan tersebut juga merupakan tanda Pakistan yang selama ini dikritik sebagai sekutu yang tak bisa dipercaya, akhirnya mulai bekerjasama dengan Washington. [vin]