INILAH.COM; Jakarta - Pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2010 diperkirakan di atas 5 %. Pertumbuhan tersebut didorong oleh faktor eksternal, yakni ekonomi global yang semakin membaik.
"Tadinya (perkiraan pertumbuhan ekonomi kuartal I) 4,8 persen. Tapi perkiraan saya di atas 5 persen. Itu Perkiraan saya bukan BI," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Hartadi A Sarwono usai mengikuti Rapat Koordinasi di Gedung Menteri Perekonomian, Jakarta (8/3).
Selain faktor eksternal, kata Hartadi, pertumbuhan ekonomi tersebut juga dipengaruhi oleh faktor internal, yakni konsumsi pemerintah. "Ada domestik demand dari sektor pemerintah," ucapnya.
Hartadi mengatakan, dirinya belum mengetahui secara persis pertumbuhan ekonomi yang akan terjadi pada kuartal I tahun ini. Yang dapat dipastikan, pertumbuhan ekonomo akan berada di atas 5%. "Nanti kita hitung persisnya baru di kuartal pertama kita umumkan yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan," katanya.
Hartadi mengatakan, pertumbuhan ekonomi juga tidak dapat diukur dari data statistik yang ada. Pasalnya, tantangan yang ada lebih berat. "Terutama pada masalah uncertainty. Nanti kalau incertainty balik, jadi uncertainty yang tadinya positif menjadi sebaliknya," ucapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, perubahan pertumbuhan ekonomi tesebut tidak akan merubah inflasi. BI akan tetap menjaga inflasi pada lima plus minus satu. Selain itu pada bulan Maret ini akan lebih baik dibanding Januari lalu. "Inflasi itu kan dipengaruhi berbagai faktor," ucapnya. [cms]