INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp490 miliar di tahun 2009. Jumlah tersebut naik tipis 14% dari Rp430 milyar di tahun 2008."Rasio keuangan bank BTN dapat dipelihara dengan baik oleh manajemen, meski kondisi makro ekonomi tahun 2009 kurang kondusif. Laba BTN tumbuh 14 persen ditahun 2009. Laba tahun 2009 sebesar Rp490 miliar," ucap Direktur Utama BTN, Iqbal Latanro di Jakarta, Senin (8/3).
Kenaikan laba tersebut disebabkan pertumbuhan kredit yang juga mengalami peningkatan. Pertumbuhan kredit mencapai 27,19%. Pada 31 Desember 2009 pertumbuhan kredit BTN sebesar Rp40,7 triliun meningkat dari Rp32 triliun ditahun sebelumnya.
Iqbal mengatakan, pertumbuhan kredit tersebut ditopang oleh ekspansi perseroan selama tahun 2009 yang mencapai lebih dari Rp.16 Triliun. "Padahal perseroan awalnya hanya menargetkan kredit sebesar Rp.12,5 triliun pada tahun 2009 dan telah direvisi menjadi Rp16 triliun dan realisasinya mencapai Rp16,3 triliun lebih," ucapnya.
Sementara untuk aset, hingga akhir Desember 2009 BTN telah membukukan sebesar Rp58,5 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 30,06 %dari asetnya tahun lalu yang sebesar Rp44,9 triliun.
Sementara untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh dari Rp31,5 triliun pada tahun 2008 menjadi Rp40,2 triliun pada tahun 2009. DPK Bank BTN pada tahun 2009 pertumbuhannya mencapai 27,64%. [hid]