INILAH.COM, Jakarta - Bonus SMS gratis dinilai langkah yang salah diambil oleh operator. Bagi operator kecil, SMS gratis menguntungkan, tetapi untuk operator besar justru bisa lebih mengganas.
Direktur Kebijakan dan Perlindungan Konsumen LPPMI (Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi) Kamilov Sagala menilai bonus SMS itu sebagai langkah yang salah diambil operator.
Bonus SMS gratis adalah pancingan untuk pelanggan dan untuk operator lain sifatnya merusak. Bonus SMS gratis kebijakan yang salah sebenarnya dari operator, katanya di Jakarta, kemarin.
Ia menilai BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) harus turun tangan jika memang ATSI (Asosiasi Telepon Selular Indonesia) sudah tidak bisa mengatasi dan masyarakat dirugikan. Selain itu wibawa BRTI juga harus ditegakkan dengan integritas kuat. Operator kecil diuntungkan, tetapi operator besar juga justru bisa lebih mengganas, tegasnya.
Setelah sebelumnya menentang keras, Telkomsel berbalik badan dan menawarkan SMS gratis lintas operator. Telkomsel menawarkan SMS gratis karena himbauannya agar layanan itu distop tidak indahkan. Operator terbesar di Indonesia itu juga mengingatkan operator kecil kemungkinan bisa mati, jika layanan bonus SMS tidak dihentikan.
Sementara Head of Corporate Communications Axis Anita Avianty mengatakan, sejauh ini tidak ada gangguan jaringan akibat ulah operator lain yang menawarkan bonus SMS. Sejauh ini jaringan kami tidak ada masalah, hubungannya dengan promo Telkomsel pun tidak mengalami kendala apapun, katanya.
Namun Anita menyatakan jika jaringan Axis ternyata mengalami gangguan, pasti pihak regulator tidak akan berdiam diri. Seharusnya operator manapun jika sudah menyampaikan komitmen terhadap kesepakatan tertentu tidak melanggar dan menimbulkan hal yang tidak baik, katanya.
Head of Corporate Communication XL Febriati Nadira menilai belum ada gangguan jaringan akibat SMS gratis itu. Sejauh ini kami masih melihat dulu apakah memang berpengaruh pada layanan XL. Sejauh ini masih bagus jaringan XL, ujar Febriati Nadira yang akrab dipanggil Ira.
Ira menambahkan semua operator seharusnya mematuhi anjuran pemerintah dan aturan ATSI. Ia mengakui promo paket atau bonus SMS memberikan pengaruh besar dalam penambahan jumlah pelanggan. Termasuk juga layanan data internet dan voice.
Masing-masing memberikan kontribusi cukup besar dalam hal akuisisi jumlah pelanggan baru. Selain itu juga ada sumbangan pada kesetiaan pelanggan, tambah Ira.
GM Corporate Communications Telkomsel Ricardo Indra membenarkan BRTI pekan ini akan memanggil empat operator, termasuk Telkomsel menyangkut layanan SMS gratis. Namun Indra menyatakan bonus SMS yang ditawarkan itu hanya merespon tindakan yang dilakukan operator lain.
Telkomsel hanya merespon lingkungan yang terjadi di pasar, dulu memang Telkomsel paling gencar dalam upaya mendorong pelarangan bonus SMS gratis, tetapi akhirnya melihat situasi pasar mengharuskan kami menjalankan program ini bagi pelanggan kami, ujar Indra.
Sementara ketika ditanya apakah dampak promo bonus 1.000 SMS gratis lintas operator akan mengganggu jaringan milik operator lain, Indra meminta untuk menengok ke belakang.
Tolong lihat ke belakang, jadi ada dua domain, pertama melihat kepentingan pelanggan. Kedua Telkomsel meminta regulator melihat situasi di pasar seperti apa. Kami mengharapkan jika pertempurannya memang seperti sekarang, maka aturlah interkoneksi SMS, selama ini masih voice saja, tegasnya. [mdr] [[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !