inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Waspadai, Kembalinya Kegiatan Teroris di Indonesia

Headline
istimewa
Oleh:
Selasa, 9 Maret 2010 | 09:46 WIB
Beberapa waktu lalu, aparat keamanan berhasil menangkap sejumlah orang bersenjata yang diduga terlibat terorisme di pegunungan kawasan Jalin, Jantho, Aceh Besar.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan penangkapan oknum yang diduga terlibat terorisme di NAD melibatkan warga negara asing, karena di lokasi penggrebegan ditemukan dokumen yang menguatkan keterlibatan warga negara asing berada di Indonesia.

Penangkapan terhadap sejumlah orang yang diduga teroris di Aceh, menunjukkan bahwa potensi wilayah Indonesia yang luas namun lemah dalam pelaksanaan fungsi kontrol wilayah perbatasan memudahkan pihak luar memanfaatkan untuk kepentingan kegiatan ilegal.

Luasnya wilayah negara kita yang tidak diawasi ini dimanfaatkan oleh kelompok teroris untuk kembali melakukan kegiatannya di Indonesia. Mereka sangat jeli dalam memanfaatkan wilayah yang tidak dijaga oleh aparat keamanan. Tapi, untungnya aparat keamanan kita tidak tidur dan berdiam diri dalam mendeteksi kegiatan teror di Indonesia.Hal ini ditunjukkan dengan penangkapan terhadap sejumlah orang yang diduga teroris di Aceh.

Situasi Aceh yang saat ini kondisinya telah aman dan damai jangan lagi diganggu dengan hal-hal yang merugikan. Kita berharap Pemda Aceh dan aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat harus mencermati dengan baik masalah tersebut.

Aparat keamanan diharapkan mengusut tuntas para tersangka yang ditangkap itu. Isu terorisme itu hanya menghambat kemajuan pembangunan Aceh, dan membuat para investor enggan masuk ke provinsi Serambi Mekah ini.

Pemerintah tidak boleh lagi membiarkan wilayah Indonesia, khususnya yang berbatasan dengan negara lain disusupi kepentingan asing yang memanfaatkan warga Indonesia untuk kepentingan terorisme.

Selain itu, tidak kalah pentingnya adalah masalah pertahanan tidak cukup hanya menyalahkan atau menyerahkan kepada pundak aparat keamanan, informasi dari rakyat sesungguhnya juga merupakan benteng pertahanan negara yang ampuh.

Fathya M. Putri
Warung Buncit, Jakarta Selatan
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.