INILAH.COM, Jakarta - Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo mengaku tidak tahu menahu soal pembagian uang saat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom pada 2004 silam.
"Soal indikasi ada pembagian uang, saya sebagai ketua fraksi tidak tahu-menahu," ujar Tjahjo Kumolo melalui pesan singkatnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/3).
Menurut Tjahjo, karena sudah masuk dalam proses pengadilan dirinya mengaku tidak etis membangun opini biarkan semua sesuai proses pengadilan. "Saya sebagai ketua fraksi tidak mau melibatkan secara teknis masalah yang sedang dalam proses persidangan dan fraksi menghormati kemandirian hukum dan keputusan pengadilan tersebut," katanya.
Tjahjo menuturkan, dalam pemilihan Deputi Gubernur BI di komisi termasuk pemilihan yang lain seperti Kapolri, Panglima TNI, KPK, KPU dan lainnya selalu ada sikap keputusan fraksi. Dirinya sebagai ketua selalu memberikan pengarahan kepada anggota fraksi di komisi terkait yang melakukan pemilihan.
Hal ini, lanjut dia merupakan mekanisme politik dalam proses pengambilan keputusan di DPR selama ini. "Termasuk pemilihan Miranda juga sebagaimana arahan fraksi yang saya sebaga ketuanya sebagaimana laporan anggota pimpinan fraksi di komisi menyebutkan Miranda calon terbaik dari calon yang ada," pungkas Tjahjo. [mvi/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !