INILAH.COM, Jakarta - Banyak minuman dan makanan mengandung aspartame yang bisa mengeraskan otak dan sumsum tulang belakang. Soal itu, salah satu produsen minuman energi membantahnya.
"Dari sejumlah dokumen yang sudah diserahkan sekitar 1-2 bulan lalu, biaya Rp2 juta hingga Rp5 juta. Tergantung jenis makanan," ungkap Ketua Komite Halal, PT Bintang Toedjoe, Dedi Suherman, di acara 'Sertifikasi Halal untuk Minuman Non-alkohol', di Gedung MUI Pusat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/3) siang.
Pernyataan Dedi yang baru saja menerima sertifikat halal dari LPPOM MUI itu secara tidak langsung membantah isu banyak bahan makanan, termasuk produk yang diproduksi dan dijualnya, Extra Joss, mengandung aspartame. Aspartame dinyatakan bisa berakibat pengerasan otak dan sumsum tulang belakang. Atau penyebab kanker otak dan penyakit diabaetes.
"Aspartame sebenarnya black campaigne yang sudah keluar sejak 2003. Kita tetap berpegang pada badan POM, dan memakai aspartame dalam batas tertentu. Extra jos hanya mengandung aspartame 40 mg/sachet, dibanding dengan batasan yang 2000 mg/hari," katanya.
Dedi menambahkan, "Itu masih dikategorikan aman selama masih dikonsumsi batas tertentu. Apapun kan kalau berlebihan pasti akan menimbulkan efek negatif."
Pernyataan ini menyangkut kembali maraknya kabar banyaknya produk minuman dan makanan yang mengandung aspartame penyebab pengerasan otak dan sumsum tulang belakang. Salah satu produk yang disukan, adalah minuman energi Extra Joss. [aji/mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !