INILAH.COM, Jakarta - PT Timah Tbk (TINS) meminta kepada pemerintah agar dividen 2009 diturunkan dari 50% menjadi 30%. Hal tersebut dilakukan agar cash flow perseroan membaik."Pada 2009 kami inginkan agar deviden diturunkan menjadi 30% dari target pemerintah 50% sehingga perseroan bisa memiliki dana cukup untuk pengembangan investasi," kata Direktur Utama PT Timah, Wahid Usman di Jakarta, Selasa (9/3).
Katanya pada 2008, setoran dividen Timah ke pemerintah capai 65% atau sekitar Rp700 miliar dari total laba bersih Perseroan 2008 sekitar Rp1,34 triliun.
Pada 2009 ini, Perseroan menginginkan agar setoran dividen bisa diturunkan mencapai 30%, sehingga Timah memiliki
cash flow yang cukup untuk pengembangan ke depan. Apalagi selama 2010 Perseroan merencanakan beberapa proyek utama di antaranya menambah jumlah kapal keruk serta memperbaiki kapal yang sudah tua.
Sementara terkait bisnis hilir, Timah merencanakan meningkatkan kapasitas produk hilir. Rencananya dalamn 4 tahun ke depan Timah akan menambah kapal keruk sebanyak 2 kapal per tahun. Rata-rata harga satu kapal keruk sekitar US$35-40 juta. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !