inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

PDIP Belum Beri Sanksi 19 Kader Nakal

Headline
Ganjar Pranowo
Oleh: Vina Nurul Iklima
Selasa, 9 Maret 2010 | 15:11 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PDIP belum memutuskan tentang penjatuhan sanksi kepada kadernya yang diduga menerima travel cheque. Ada 19 kader yang tengah diusut KPK terkait kasus itu.

"Belum, kita lihat saja nanti. Ini kan masih dalam proses di KPK," kata pengurus DPP PDIP Ganjar Pranowo di Jakarta, Selasa (9/3).

Anggota FPDIP ini mengatakan, PDIP baru akan memutuskan sikap pasca semua kebenaran terungkap. Sekalipun ada kader yang terbukti terlibat menerima suap berupa cek perjalan, PDIP pasti akan bertindak tegas dengan memberikan sanksi.

"Tergantung kesalahannya apa, nanti dirapatkan lagi apakah yang bersangkutan harus diperhentikan, atau lainnya," terang anggota Komisi II DPR ini.

Meski menyayangkan kadernya ikut terseret kasus yang bermula dari pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Swaray Goeltom, PDIP tak akan menghalangi upaya hukum. Justru KPK harus membuktikan sangkaan-sangkaan tersebut, agar semua dugaan menjadi terang-benderang.

"PDIP berharap yang terbaik, KPK pun harus menjalankan konstitusi ini dengan adil, lurus, tidak asal pilih babat," tukas Ganjar.

PDIP sedang terjerat masalah. Ada 19 kader PDIP diperiksa KPK. Mereka diduga menerima uang dugaan suap saat pemilihan DGS Bank Indonesia Miranda Goeltom 2004 lalu. Kader PDIP yang tengah menjalani persidangan adalah Dudhie Makmun Murod. [ikl/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.