Senin, 28 Mei 2012 | 23:50 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PDIP Belum Beri Sanksi 19 Kader Nakal
Headline
Ganjar Pranowo
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Selasa, 9 Maret 2010 | 15:11 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PDIP belum memutuskan tentang penjatuhan sanksi kepada kadernya yang diduga menerima travel cheque. Ada 19 kader yang tengah diusut KPK terkait kasus itu.

"Belum, kita lihat saja nanti. Ini kan masih dalam proses di KPK," kata pengurus DPP PDIP Ganjar Pranowo di Jakarta, Selasa (9/3).

Anggota FPDIP ini mengatakan, PDIP baru akan memutuskan sikap pasca semua kebenaran terungkap. Sekalipun ada kader yang terbukti terlibat menerima suap berupa cek perjalan, PDIP pasti akan bertindak tegas dengan memberikan sanksi.

"Tergantung kesalahannya apa, nanti dirapatkan lagi apakah yang bersangkutan harus diperhentikan, atau lainnya," terang anggota Komisi II DPR ini.

Meski menyayangkan kadernya ikut terseret kasus yang bermula dari pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Swaray Goeltom, PDIP tak akan menghalangi upaya hukum. Justru KPK harus membuktikan sangkaan-sangkaan tersebut, agar semua dugaan menjadi terang-benderang.

"PDIP berharap yang terbaik, KPK pun harus menjalankan konstitusi ini dengan adil, lurus, tidak asal pilih babat," tukas Ganjar.

PDIP sedang terjerat masalah. Ada 19 kader PDIP diperiksa KPK. Mereka diduga menerima uang dugaan suap saat pemilihan DGS Bank Indonesia Miranda Goeltom 2004 lalu. Kader PDIP yang tengah menjalani persidangan adalah Dudhie Makmun Murod. [ikl/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.