INILAH.COM, Jakarta - PT Krakatau Stell akan mendaftarkan sahamnya di lantai bursa pada akhir 2010. KS sudah mengantongi izin dari Kementerian BUMN.
"Izin semua sudah beres, cuma perlu kajian seperti dampak AFTA terhadap produksi KS," kata Deputi Menneg BUMN Bidang Restrukturisasi dan Bidang Privatisasi BUMN, Mahmuddin Yassin kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/3).
Yasin menguraikan, faktor AFTA merupakan hal yang diperhatikan oleh KS sebagai sharing poin atau attractiveness di mata investor, namun untuk rencana IPO akan tetap berlangsung.
Intinya, KS mau menaikkan kapasitas dari 2,5 juta ton menjadi 4-5 juta ton pada tahun ini. Namun, untuk menaikkan kapasitas produksi ini bisa dilakukan dari IPO atau dari obligasi. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !