INILAH.COM, Jakarta - Penggrebekan terorisme yang kembali marak belakangan ini tidak akan berpengaruh pada iklim investasi. Para investor asing justru melihatnya sebagai hal yang positif.
"Ini mungkin bisa positif, tidak akan banyak berdampak pada iklim investasi," ujar Pengamat Ekonomi dari Danareksa Purbaya Yudisadewa, saat dihubungi wartawan Selasa (9/3).
Ia menuturkan, nilai tambah tersebut disebabkan karena Tim Densus 88 berhasil melakukan penggrebekan sebelum kembali terjadi ledakan yang menimbulkan banyak korban. "Polisi bisa mengantisipasi sebelum teroris beraksi dilapangan. Asing melihatnya sebagai bentuk kesiap-siagaan polisi. Kalau tembak-tembakan biasa," tuturnya.
Seperti diketahui, siang ini Tim Densus Anti Teror 88 kembali melakukan penggrebekan teroris di Pamulang, Banten. Penggrebekan tersebut menewaskan seorang pria yang diduga sebagai sosok yang telah lama dicari oleh Tim Densus 88. [mre/cms][[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !