INILAH.COM, Jakarta Ada yang menarik dalam balapan F1 musim ini, yakni dua debutan tim baru F1, Lotus Racing dan Virgin Racing. Keduanya sama-sama dimiliki oleh dua pemiliki maskapai penerbangan papan atas dunia. Tim prinsipal kedua tim bertaruh satu sama lain.
Lotus yang terakhir kali berkiprah di F1 tahun 1994 kembali hidup berkat campur tangan Tony Fernandes, bos Air Asia, sementara Virgin yang terhitung nama baru di dunia F1, digawangi oleh Richard Branson, pemilik Virgin Airlanes.
Lotus diperkuat duet pembalap Jarno Trulli dan Heikki Kovalainen, sedangkan Virgin, tim yang berbasis di Inggris ini menggandeng Timo Glock dan Lucas di Grassi, sebagai pembalapnya. Musim lalu, Richard sempt berkiprah di F1 dengan menjadi sponsor Brawn GP.
Menariknya, karena sama-sama memiliki penerbangan komersial, baik Tony dan Richard bertaruh, tim mana yang berada di bawah mereka, untuk klasemen konstruktor musim ini, harus membayar mahal.
Jika Lotus Racing peringkatnya di bawah Virgin Racing, maka Tony harus menjadi pramugara di Virgin Airlanes selama satu hari penuh, demikian pula sebaliknya dengan Richard, bangsawan Inggris ini jika kalah harus menjadi pramugara di Air Asia.
Begitulah taruhan gila yang mereka lakukan. Maka musim ini menarik untuk disimak adalah Lotyus dan Virgin, ujar ofisial Sirkuit Sepang, Azlan Akil di Jakarta, Selasa (9/3).
Sementara itu, Sirkuit Sepang berharap penggemar F1 dari Indonesia bisa berdatangan ke Malaysia untuk menyaksikan empat pembalap juara dunia saling bersaing untuk unjuk kebolehan, khususnya kembalinya sang legenda, Michael Schumacher yang sempat menyatakan pensiun beberapa tahun lalu.
Pembalap veteran Jerman ini akan mengendarai Mercedes Petronas untuk musim balapan tahun ini.[had]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !