INILAH.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Rabu (10/3), berpotensi menguat karena derasnya aliran dana asing. Koleksi saham komoditas dengan volatilitas tinggi seperti AALI, LSIP, SGRO, ADRO, PTBA, dan PGAS. Adrian Rusmana dari Sucorinvest mengatakan, IHSG

akan menguat hari ini karena aliran dana asing yang masuk setelah dolar AS melemah. Hal ini disebabkan karena kenaikan harga minyak, yang bahkan sempat menembus US$82 per barel beberapa hari lalu. Selain itu, ada upgrade dari
fund asing untuk pasar negara berkembang. Indonesia masuk salah satunya, katanya ketika dihubungi
INILAH.COM, Selasa (9/3) petang.
Sejumlah institusi finansial asing seperti Templeton dan Barclays Capital kembali aktif lagi di Indonesia. Terutama karena terjaganya kondisi politik Indonesia meski ada gejolak seperti kasus Century dan terorisme. Hal tersebut terlihat dari
capital inflow meski penguatan di Wall Street tak terlalu banyak. Masuknya dana asing ke dalam negeri ini merupakan indikasi pasar memilih keluar dari
safe haven, lanjutnya.
Sektor komoditas ikut tersentuh karena kenaikan harga minyak. Salah satu yang terpengaruh adalah minyak kelapa sawit (CPO) yang menyentuh level tertinggi sejak 6 Januari lalu. Kenaikan harga komoditas tersebut diperkirakan masih akan berlanjut hingga pekan ini. Akibatnya, IHSG memiliki potensi menembus level 2.700, ujar Adrian.
Masuknya aliran dana asing ke pasar modal, biasanya terlihat dari pergerakan saham kelompok Astra serta sejumlah sektor
blue chip seperti perbankan dan telekomunikasi. Saham Astra dipicu adanya rumor
stock split untuk melakukan penambahan likuiditas saham yang secara nominal memang sudah tinggi. Namun, hal ini tak banyak berpengaruh ke kenaikan IHSG karena rentan terhadap aksi ambil untung.
Sementara ada aliran dana seperti ini, Adrian merekomendasikan beberapa saham seperti Astra Agro Lestari (
AALI), London Sumatra (
LSIP), Sampoerna Agro (
SGRO), dan PT Gas Negara (
PGAS). Kemudian juga saham pertambangan seperti PT Tambang Batubara Bukit Asam (
PTBA) dan PT Adaro Energy (
ADRO).
Trading buy pada saham-saham unggulan yang berfluktuasi tinggi untuk jangka pendek ini, tandasnya.
Pada perdagangan Selasa (9/3), IHSG ditutup menguat 30 poin (1,16%) ke level 2.657,167. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat sebesar 3,656 miliar lembar saham, senilai Rp 3,905 triliun dan frekuensi 88.368 kali. Sebanyak 117 saham naik, 83 saham turun dan 76 saham stagnan.
Beberapa emiten yang menguat antara lain Astra International (
ASII) naik Rp 1.250 ke Rp 40.250, Astra Agro (
AALI) naik Rp 950 ke Rp 25.350, Bir Bintang (
MLBI) naik Rp 700 ke Rp 162.500, Indo Tambang (
ITMG) naik Rp 500 ke Rp 32.850, Sarana Menara (
TOWR) naik Rp 390 ke Rp 1.960, Gudang Garam (
GGRM) naik Rp 350 ke Rp 26.850, Lonsum (
LSIP) naik Rp 250 ke Rp 9.200.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Goodyear (
GDYR) turun Rp 200 ke Rp 9.900, Mayora Indah (
MYOR) turun Rp 100 ke Rp 3.900, Bank Tabungan Pensiun Negara (
BTPN) turun Rp 100 ke Rp 6.400, Bank Permata (
BNLI) turun Rp 60 ke Rp 800, Astra Otoparts (
AUTO) turun Rp 50 ke Rp 6.700. [ast/mdr] [[indosat]]