INILAH.COM, Jakarta - Jusuf Kalla menonton film Bahwa Cinta Itu Ada bersama istri di Blok M. Alasannya, agar hidup tak monoton, variatif, dan penuh idealis.
"Bagaimana bangsa yang dilihat sebagai bangsa yang besar, itu kita yang menentukan. Sebenarnya ini hampir sama dengan pengalaman pribadi, sama dengan kehidupan teman-teman. Dan itu secara natural terjadi," ungkap Jusuf Kalla saat ditemui di pemutaran perdana film Bahwa Cinta Itu Ada, di Blok M Squere 21, Jakarta Selatan, Selasa (9/3) malam.
JK, sapaan akrab mantan wakil presiden RI ini pun berharap agar Bahwa Cinta Itu Ada, mampu menularkan hal positif.
JK dan istri menyempatkan menonton karena tak ingin hidupnya monoton. JK ingin sekali-kali menikmati hiburan yang variatif agar punya sesuatu penuh dengan idealis.
"Ya ingin melihat saja masa kehidupan. Kalau ini dulu kan tahun 80-an, sedang saya tahun 1960-an," katanya.
Menurut Anda bagus ceritanya?
"Ini suatu spirit bahwa di samping kehidupan anak muda, kehidupan kampus yang penuh dinamika, pada akhirnya toh kita harus membangun bangsa. Film ini lengkap dan ada berbagai dinamika seperti percintaan," ujarnya.
Ia menambahkan, "Ya, semua begitu. Bahwa dinamika demo itu adalah suatu misi yang berbeda. Setelah jadi alumni itu lain lagi."
JK datang menonton atas undangan sang sutradara, Sudjiwo Tedjo. [aji/mor]