INILAH.COM, Jakarta - Dalam penerapan praktek-praktek GCG, setidaknya sudah membuahkan hasil dengan terpilihnya sembilan BUMN yang memperoleh skor integritas tertinggu sesuai dengan penilaian KPK.
Demikian pidato Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar pada acara Keterbukaan Informasi BUMN di Jakarta, Rabu (10/3).
Mustafa menguraikan, kesembilan BUMN itu antara lain PT POS, Pertamina (Persero), PT Jamsoste, PT Kawasan Berikut Nusantara, Angkasa Pura II, PT Pelni, PT Perusahaan Gas Negara, PT Kereta Api Indonesia dan PT Jasa Rahardja.
"Hal ini tentu merupakan prestasi yang membanggakan bagi kita semua," kata Mustafa.
Transparansi BUMN dalam implementasi UU No.14 Tahun 2008 ini, lanjutnya bernilai positif bagi tata kelola pemerintahan guna membangun transparansi dan akuntabilitas badan-badan publik, perlindungan hak-hak masyarakat, serta akselerasi demikrasi.
"Good governance dan good corporate governance hanya dapat dicapai dengan relasi antara lembaga publik yang bersih dan keterbukaan informasu untuk publik,' akhir pidatonya. [san/cms]