INILAH.COM, Jakarta - Industri Karoseri Indonesia mampu mengalahkan Karoseri China bahkan siap menembus pasar ekspor.
Mereka (China) memulai Karoseri sama dengan Indonesia, yaitu 20 tahun yang lalu. Indonesia jagoannya untuk merakit, sayangnya ada beberapa komponen yang memang tidak bisa kita buat sendiri. Selain itu, kualits dan layanan purna jual di China masih lebih baik, ujar Direktur Marketing PT Mekar Armada Jaya (New Armada), Sommy Lumadjeng, Selasa (9/3), di Jakarta.
Karoseri Indonesia sanggup berbicara dan bersaing dengan produk impor manapun jika didukung banyak pihak termasuk pemerintah dan masyarakat. Kita masih punya waktu untuk mengejar ketinggalan dari China. Dengan event Indonesia International Bus, Truck, and Component (IIBT) 2010 menjadi dorongan bagi perusahaan kami untuk menunjukkan kemampuan New Armada dalam industri karoseri kepada masyarakat Indonesia dan sekaligus bisa menjawab tantangan China-Asean Free Trade Area (CAFTA), ujar Lumadjeng.
New Armada tidak main-main bahkan sudah siap meluncurkan Evolusi Bus di ajang IIBT 2010, 24-27 Maret mendatang, di JIExpo, Jakarta.
Kami yakin produk ini bisa menjawab pertanyaan para pelanggan di Indonesia mengenai penyempurnaan produk bus yang sudah lama ditunggu-tunggu. Desain bus ini belum pernah kita buat dan kita jual sebelumnya, ujar Sommy. Ia menambahkan bawa bus ini futuristik dan dikerjakan dengan teknologi mutakhir.
Bus ini juga akan memiliki interior yang mewah dengan kapasitas 45 penumpang. Kami siap memproduksi massal bus ini jika memang ada yang berminat, ujar Sommy.
Sementara itu, Ketua Kompartemen Niaga DPP Askarindo (Asosiasi Karoseri Indonesia) Roedianto Tri Noegroho mengatakan bahwa banyak pelaku industri Karoseri sempat gulung tikar tahun 1997-1998 lalu akibat krisis ekonomi hingga akhirnya industri Karoseri hanya memproduksi kendaraan-kendaraan yang tidak diproduksi oleh agen tunggal pemegang merek (atpm) dan memproduksi komponen yang hanya bisa dibuat. Dengan kondisi seperti itulah maka Askarindo sebagai wadah dari sekian banyak industri Karoseri yang ada dan juga menghadapi perdagangan bebas ASEAN dan China, Askarindo melakukan langkah-langkah preventif, yaitu dengan IIBT 2010 ini. Dengan pameran inilah kita akan menunjukkan bahwa bangsa kita bisa bersaing dengan produksi dalam negri, ujar Roedianto.
Di Indonesia baru ada 341 perusahaan karoseri berasal dari pulau Jawa dan Lampung yang menjadi anggota ASKARINDO. Dengan bangkitnya industri karoseri, diharapkan dapat mendongkrak pasar domestik kendaraan komersial akan naik antara 10-20% menjadi 132.103 unit tahun ini dari 115.014 unit di tahun 2009.
Pameran yang mengusung tema Automotive Eco-Friendly ini diharapkan bisa menjadi jembatan b to b sehingga mendongkrak perekonomian dalam negri.
IIBT 2010 yang diselenggarakan oleh PT Global Expo Management (GEM) akan menghadirkan peserta dari pelaku industri bus, truk, kendaraan khusus, komponen (spare part), dan aksesoris. IIBT 2010 akan diikuti 400 peserta dari 21 negara. IIBT 2010 menargetkan 50.000 orang pengunjung. IIBT 2010 menargetkan transaksi Rp 350 milyar.
Pameran ini dibuka pada 24-27 Maret 2010, mulai pukul 10.00-18.00 wib. Pengunjung yang hadir tidak dikenakan biaya tiket masuk. IIBT 2010 yang akan digelar besama dengan Indonesia's Largest Auto Parts Exhibition (INAPA) 2010 peluang untuk menghidupkan industri karoseri sangat terbuka. [Tom] [[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !