INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah optimis Indonesia akan mencapai peringkat investment grade dalam jangka waktu satu tahun.
""Kami berupaya kurang dari 1 tahun investment grade bisa ditingkatkan," ujar Menteri Keuangan,Sri Mulyani dalam 'Foreign Press Gathering' di Gedung Kementerian Keuangan, Selasa (9/3) malam.
Menkeu menuturkan, para pemberi rating telah melihat APBN Indonesia yang sehat, bahkan melebihi negara lain. Begitu juga dengan perekonomian Indonesia secara keseluruhan. "Mereka lebih melihat dari budget mereka bilang budget kita kesehatannya di atas rata-rata dibandingkan negara lain. Kapital tetap bagus karena kualitas ekonomi yang bagus," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Anggito Abimanyu pada kesempatan yang sama mengatakan Indonesia bisa mencapai investment grade jika bisa memperbaiki iklim investasi dan laporan keuangan baik pemerintah pusat maupun daerah. "Kalau rating itu kan selalu menanyakan mengenai konsolidasi pendapatan daerah, kemudian ada risiko-risiko BUMN yang investor ingin tahu. Kita kan mulai dengan publikasi risiko fiskal, kemudian konsolidasi LKPP pusat dan daerah,kemudian aset mudah-mudahan lebih baik," ujarnya.
Menurut Anggito, untuk memperbaiki iklim investasi tersebut, pemerintah mengusahakan insentif di sektor pajak dan menyelesaikan hambatan-hambatan dalam pengembagan infrastruktur. "Mulai dari UU pajak, memberikan insentif. Kemudian debottlenecking dari infrastruktur, itu kan dianggap Indonesia belum bisa maju karena masalah-masalah tanah itu belum terselesaikan. Kalau kita bisa menyelesaikan itu, mudah-mudahan bisa upgrade," pungkasnya. [hid]