INILAH.COM, Wigan - Usai mengandaskan Liverpool akhir pekan lalu, pelatih Wigan Athletic, David Whelan, mengungkapkan simpatinya terhadap salah satu klub terbesar di Liga Primer itu.
Menurutnya, kepemilikan klub di tangan orang Amerika Serikat membuat mereka kehilangan ikatan dengan para pendukungnya.
Pelatih berusia 74 tahun itu berkata, Liverpool berada dalam kesulitan besar. Dengan kepemilikan berada di tangan orang AS, saya mereka tidak bisa merasakan apa yang dirasakan para penggemar.
Saya benar-benar bersimpati untuk pendukung mereka. Mereka mendapat simpati terbesar saya karena mereka adalah pendukung yang luar biasa, lanjutnya.
Kekalahan pada hari Senin (8/3) itu membuat perjuangan Liverpool meraih tempat keempat, termasuk tiket ke Liga Champions, semakin terjal. Hal ini bisa membuat tak hanya masa depan pelatih Rafael Benitez yang terancam, tetapi juga peluang mereka menarik investor baru dan rencana pembangunan stadion baru.
Whelan yakin, tekanan dari luar lapangan itu juga berpengaruh buruk terhadap penampilan para pemain di lapangan.
Ujarnya, Kami bertandang ke Anfield awal musim ini dan saya sama sekali tak merasakan adanya atmosfer kompetisi maupun kebersamaan. Para pendukung merasakannya dan saya rasa para pemain juga mulai merasakannya juga.
Perasaan Whelan ini dirasakan juga oleh pemain sayap The Reds, Ryan Babel. Menurutnya, kepercayaan diri di Liverpool sangat rendah, sehingga satu kekalahan saja langsung menghancurkan mental mereka.
Penyerang asal Belanda yang tampil selama tujuh menit melawan Wigan di DW Stadium itu berkata, Sungguh menyedihkan kami tak bisa menciptakan kepercayaan diri yang dibutuhkan untuk memenangkan pertandingan.
Satu kekalahan sepertinya langsung mengacaukan semuanya, kami pun harus membangun lagi dari awal. Kami masih memiliki keyakinan untuk merebut tempat keempat, tetapi terasa semakin sulit setiap pertandingan, bahkan kesulitan sudah terasa sebelum melawan Wigan, lanjutnya.
Kami tahu kami butuh kemenangan dan kekecewaann terasa sangat besar karena kami gagal, tambah Babel.
Lebih menyedihkan, kiper Wigan, Chris Kirkland, sama sekali tak mengalami ancaman ke gawangnya, bukan modal yang bagus tentunya untuk menghadapi leg pertama 16 besar Liga Europa melawan Lille.[boy]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !