INILAH.COM, Tanggerang Selatan - Para pemangku kebijakan di wilayah Pamulang mendadak mengadakan rapat di balai Kelurahan Pamulang Barat, Rabu (10/3).
Rapat ini sengaja digelar untuk menyikapi kejadian penyergapan teroris di Gang Asem Jalan Setiabudi, Pamulang Barat, Selasa (9/3) kemarin.
Seorang Ketua RT, Abdul Halim, mengatakan bahwa undangan rapat tersebut sampai padanya jam 11 malam tadi.
Pertemuan dadakan itu dihadiri oleh Lurah Pamulang Barat M. Sarwo Edhi, Camat Pamulang Firdaus, dan Kapolsek Metro Pamulang AKP Agus Widar.
Para pemangku kebijakan itu langsung mengumpulkan para Ketua RT, Ketua RW, dan para tokoh masyarakat se-Kelurahan Pamulang Barat untuk mengoordinasi dan mengantispasi pengamanan lingkungan pasca penyergapan
teroris itu.
Kelurahan Pamulang Barat yang terdiri dari 25 RW dan 120 RT diimbau agar meningkatkan kewaspadaan.
Jamal, seorang staf kantor kelurahan yang ditemui oleh INILAH.COM, mengatakan bahwa rapat itu sengaja digelar agar seluruh jajaran aparat Kelurahan Pamulang Barat merapatkan barisan dan mengantisipasi cepat kemungkinan terjadinya peristiwa serupa.
"Tadi ada pengarahan agar lebih proaktif terhadap kegiatan (mencurigakan) itu, dan imbauan agar lebih peduli lingkungan," tutur Jamal. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !