INILAH.COM, Malang - Malang Corruption Watch menilai rencana pencalonan Inul Daratista artis dangdut yang terkenal dengan goyang ngebornya melalui kendaraan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak layak menjadi Bupati Malang.
"Dalam Pemulikada Kabupaten Malang, seorang pemimpin harus mempunyai kompetensi dan pegetahun mengenai persoalan yang dibutuhkan masyarakat Malang," kata Luthfi J Kurniawan, Ketua Yayasan Malang Corruption Watch, Rabu (10/3).
Menurut Luthfi, PKB ingin menggandeng Inul memang mempunyai keuntungan karena dapat mendongkrak suara serta suntikan dana. Namun, dalam hal kompetensi, seperti masalah pertanian, kelautan, buruh migran, Inul tidak mempunyai kompetensi itu. "Ini akan menjadi bumerang bagi PKB," ujarnya.
Selain itu, jika memang nanti Inul benar-benar mencalonkan Bupati Malang melalui PKB, maka citra partai ini akan rusak di mata masyarakat maupun simpatisan PKB, yang akibatnya justru akan merugikan partai ini lima tahun ke depan.
Luthfi juga menambahkan bila nanti Inul benar-benar menjadi Bupati Malang akan merusak pembangunan Kabupaten Malang lima tahun ke depan, karena kompetensinya untuk memimpin pemerintahan patut dipertanyakan. [beritajatim.com/bar]