inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Penjualan Otomotif China Capai 1,2 Juta Unit

Headline
istimewa
Oleh: Vina Ramitha
Rabu, 10 Maret 2010 | 15:50 WIB
INILAH.COM, Beijing China merajai sektor otomotif global dengan penjualan kendaraan yang mencapai 1,2 juta per Februari 2010. Angka itu mengukuhkan China di posisi puncak, menyingkirkan AS.

Berdasarkan data yang dilansir China Association of Automobile Manufacturers (CAAM), seperti dikutip Straits Times, Rabu (10/3), penjualan kendaraan di negara tersebut naik 46% per Februari lalu dibandingkan bulan yang sama pada 2008.

Namun begitu, jumlah tersebut turun 27% dibandingkan rekor penjualan pada Januari 2010, ketika 1,66 juta kendaraan terjual. Penurunan penjualan diperkirakan karena libur tahun baru China yang tahun lalu jatuh pada bulan Januari.

Penjualan mobil penumpang year on year mencapai 55% bulan lalu. Penjualan meliputi mobil bermesin maksimal 1.600 cc yang mencapai 72% dari seluruh penjualan. Tipe tersebut diminati karena adanya insentif pemerintah, seperti pajak yang lebih rendah.

Statistik CAAM ini menunjukkan China telah mengalahkan AS menjadi pasar otomotif nomor satu dunia. Penjualan kendaraan di China selama 2009 mencapai rekor tertinggi, 13,64 juta unit. Produksinya mencapai 13,79 juta unit. [ast]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.