inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Misbakhun: Saya Dipaksa Hidup Dalam Imajinasi

Headline
istimewa
Oleh: Mevi Linawati
Rabu, 10 Maret 2010 | 16:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Anggota Fraksi PKS Misbakhun menegaskan kalau Letter of Credit (LC) miliknya tidaklah fiktif. Untuk itu dia meminta semua pihak agar tidak memaksanya berimajinasi kalau dirinya bersalah.

"Belum apa-apa blow-up-nya luar biasa. Dan menurut masyarakat saya bermasalah. Saya dan masyarakat dipaksa menerima imajinasi salah sebagai bentuk barter," ujar Misbakhun dalam diskusi 'Benang kusut pasca Angket Century' di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/3).

Menurut dia, pihak bank sudah menyatakan dengan jelas bahwa LC-nya tidak fiktif begitu juga dengan perusahannya PT Selalang. Misbakhun menambahkan, ketika kemudian bergeser bahwa restrukturisasi LC bermasalah bisa ditanyakan kepada BPK.

"LC itu dikeluarkan bank untuk membayar sesuatu yaitu dari bank ke bank. Perusahan yang saya miliki berbisnis dengan bank lain dan tidak ada masalah," kilah dia.

Menurut dia, ketika kemudian presiden menyatakan menindak LC bodong itu tidak terkait dirinya. Bahkan kata dia sudah dilansir kepolisian bahwa dalam ada 10 LC yang bermasalah sebanyak 4 LC yang fiktif.

"LC saya nggak fiktif. Tapi seakan ada imajinasi saya bersalah, LC bermasalah dan partai bermasalah. Otak kita dipaksa bermasalah. Untung otak saya masih sehat," tandas dia. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
4 Komentar
noi @ Selasa, 16 Maret 2010 | 01:03 WIB
Pak Misbakhun jangan gentar,jangan mau kalah ama Syahrukh Khan, mantab bilang: My Name Is Khun, I'm not Corruptor!
surya @ Jumat, 12 Maret 2010 | 17:23 WIB
penggiringan opini memang luar biasa besar.apalagi melawan kesalahan besar maka tekanan jg akan sangat besar.santai saja boss...
joy @ Jumat, 12 Maret 2010 | 12:38 WIB
Misbkahun,panggilannya apa nih..mis..mis (tar dikira amis kaya bau kasus ente) apa khun..khun..(tar dikira khuntull..jorok ah..hehe) nih ane kasih tau ya, ente nggak berimajinasi kok karna LC ente emang ada masalah, tanya polisi deh kun..tar dliatin buktinya deh..suer.. ente berani kan nanya..gih tanya gih..itu baru namanya fakta khun. Waktu pansus century, ente emang imanjinasi, bukti salahnya mana Kun?yang bilang salah kan DPR,DPR kan kumpulan parpol, jelas isinya politik khun , bukan bukti.. mending liat gih buktinya sekarang ke polisi, ntar kl liatnya pas pengadilan ente malah pingsan..nyusahin orang lagi deh..hihi.
cicing @ Rabu, 10 Maret 2010 | 16:28 WIB
itu karma kali boss, sampeyan jg memaksa masyarakat hidup dalam imajinasi bahwa bailout century itu salah.... gak usah ngeles aja
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.