INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta Bhakti Investama (BHIT) untuk menyampaikan penjelasan memadai tentang rencana rights issues perseroan kepada publik.
Hal itu disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Soegito, Rabu (10/3). Seperti diketahui, BHIT berencana akan terbitkan saham baru tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Hal itu terungkap setelah perseroan lakukan pertemuan dengan BEI pada Selasa (9/3).
"Mereka berencana issue atau menerbitkan saham baru sebanyak 10 persen tanpa HMETD. Hanya kita mau melakukan evaluasi dahulu," ujar Eddy.
BEI akan melakukan pertemuan lanjutan dengan manajemen BHIT untuk dapatkan penjelasan terkait masalah tersebut. Sejak 16 Februari 2010 harga saham BHIT menguat hingga 225,58% ke level harga Rp700. Kenaikkan harga ini dipicu rencana BHIT untuk akuisisi salah satu perusahaan tambang dan asuransi. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !