INILAH.COM, Jakarta - Pada penutupan perdagangan Rabu (10/3) rupiah ditutup pada kisaran 9.170 atau menguat 20 poin dibandingkan penutupan kemarin 9.190.
Hal itu disampaikan pengamat valas PT Harvest Future International Tony Mariano saat dihubungi INILAH.COM, Rabu (10/3). "Rupiah dalam tendensi menguat karena pengaruh regional. Mata uang regional menguat sehingga rupiah pun menguat," kata Tony.
Tony menambahkan, dana asing masuk ke Indonesia lewat pasar saham dan valuta asing juga turut mempengaruhi rupiah. Selain itu, aksi repatrasi Yen turut mempengaruhi rupiah. Tony menjelaskan, perusahaan-perusahaan di luar Jepang kembali mengambil posisi ke dalam negeri. "Yen agak terpengaruh sehingga menguat, rupiah juga dalam kondisi relatif stabil," tutur Tony.
Kurs tengah Bank Indonesia ditutup pada kisaran 9.188 pada Rabu (10/3). Untuk transaksi perdagangan rupiah pada Kamis (11/3). Tony memprediksikan, rupiah akan cenderung menguat. Rupiah akan berada di kisaran 9.150-9.220. "Rupiah masih berpotensi melemah. Investor masih wait and see karena ada persepsi Indonesia belum aman," jelas Tony. [hid] [[indosat]]