INILAH.COM, Jakarta- Seorang guru yang populer di Facebook menyerahkan diri ke polisi setelah beberapa murid dan mantan murid melapor melakukan sentuhan tidak pantas dan tidak diinginkan.
Darren Blew, guru kelas 7 di sekolah umum Southwold Inggris dituntut melakukan penganiayaan, penyerangan seksual, gangguan seksual dan eksploitasi seksual.
Pada dasarnya kami menerima laporan yang mengarahkan kami untuk menginvestigasi selama beberapa bulan dan dan hasilnya adalah tuduhan dari siswa dan mantan siswa, ujar petugas polisi Troy Carlson.
Seluruh kasus mengenai sentuhan yang tidak diinginkan dan tidak pantas itu terjadi di sekolah Southwold. Carlson tidak mengungkapkan jumlah siswa yang dirugikan, tapi hanya menyebutkan beberapa orang.
Blew, yang telah mengajar dari 2001 cuti sejak Januari ketika pihak sekolah memberi peringatan, ujar Richard Hoffman, juru bicara dari Thames Valley District.
Sejak 22 Januari lalu, permasalahan ini telah dibawa ke pihak kepala sekolah. Mereka memutuskan untuk memberi cuti kepada dirinya, serta menginformasikan masalah ini pada Child and Family Service serta polisi, ungkap Hoffman.
Pada halaman Facebook yang diidentifikasikan untuk memilih siapa guru yang terbaik beberapa murid memilih Blew. Menurut Ontario College of Teachers Blew adalah guru yang terhormat.[ito]